IMT-GT HOMESTAY FAIR 2015 & WORKSHOP ON OLD TOWN: Momentum Kepariwisataan Muntok

avatar Visit Bangka Belitung
Visit Bangka Belitung

Muntok, Bangka Barat Jum’at (11/9), – Kesibukan kota Muntok, Kabupaten Bangka Barat sebagai tuan rumah dalam penyelenggaraan IMT-GT (Indonesia, Malaysia, Thailand – Growth Triangle) dan Homestay Fair 2015 semakin meningkat sejak beberapa waktu yang lalu. Sejak ditetapkannya Muntok sebagai tempat diselenggarakannya serangkaian kegiatan bertaraf internasional tersebut pada ASEAN Tourism Forum Meeting di Kuching, Malaysia, dan pada pertemuan IMT-GT Working Group on Tourism Meeting di Thailand, Pemerintah Kabupaten Bangka Barat melakukan berbagai persiapan untuk mendukung berjalannya kegiatan IMT-GT dan Homestay Fair 2015 ini. Berbagai sarana dan prasarana disiapkan untuk para peserta atau delegasi, seperti homestay, kendaraan, tempat-tempat yang akan digunakan atau dikunjungi selama kegiatan, hingga persiapan serangkaian kegiatan pendukung lainnya, seperti panggung seni dan bazar. 

Salah satu agenda kegiatan penting yang dilaksanakan dalam kegiatan ini adalah dilaksanakannya Workshop on Sustainable Development of Old Town Through Community Empowerment yang dilaksanakan di Ruang Pertemuan Museum Timah Muntok. Kegiatn ini diisi oleh pembicara-pembicara antara lain I Gede Ardika (IHCB), Elisa Sutanudjaja, Erlina Loo dan Rahtika Diana. Tampak pula pada workshop DR. Kemas Ridwan Kurniawan, penulis buku The Hybrid Architecture of Colonial Tin Mining Town of Muntok.

Penetapan Kota Muntok sebagai tuan rumah kegiatan tersebut dilatarbelakangi oleh potensi wilayah ini dalam pariwisata berbasis sejarah. Selain ditetapkan sebagai Kota Pusaka pada tahun 2012 yang lalu, sejarah kota Muntok memiliki kaitan yang erat dengan Proklamator Negara Indonesia, yakni Bung Karno. Pada masanya Presiden Pertama Republik Indonesia tersebut pernah diasingkan di Kota Muntok tepatnya di Pesanggrahan Menumbing dan Wisma Ranggam.

Kegiatan yang merupakan kerjasama Kementerian Pariwisata Republik Indonesia dan Pemerintah Kabupaten Bangka Barat ini dibuka secara resmi di Gedung Majapahit Pusat Metallurgi (PUSMET), Muntok, Bangka Barat. Dalam sambutannya, Bupati Bangka Barat Zuhri M Syazali menuturkan besar harapan bahwasanya dengan menjadi tuan rumah dalam kegiatan IMT-GT dan Homestay Fair 2015 ini akan menjadi momentum untuk memperkenalkan dan mempromosikan kota Muntok sebagai Kota Pusaka Nasional yang memiliki daya tarik wisata tersendiri.  Diharapkan event ini akan memberikan kesan dan kenangan yang baik bagi para peserta yang kemudian akan berdampak positif bagi kemajuan pariwisata Bangka Belitung pada umumnya dan Kabupaten Bangka Barat khususnya. “Kunjungan ini diharapkan bukan kunjungan terakhir tetapi akan ada kunjungan-kunjungan berikutnya bersama keluarga,” kata Zuhri.

Pada kesempatan yang sama, K.A Tajuddin Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang hadir mewakili Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Rustam Effendi menyampaikan bahwa Provinsi Kepulauan Bangka Belitung merupakan salah satu dari 10 provinsi yang tercatat dalam keanggotaan IMT-GT yang bertujuan untuk mempromosikan pariwisata seperti pengembangan wisata homestay yang nantinya akan membentuk program jaringan homestay antar negara anggota IMT-GT ini. “Sudah saatnya Kota Muntok menjadi inspirasi bagi Negara lain dalam upaya mengembangkan potensi pariwisata yang bertemakan sejarah. Kesempatan ini dapat dijadikan sebagai momentum titik awal percepatan pengembangan pariwisata di Bangka Belitung,” Kata Tajuddin (Erna).

 

Reporter/Photografer: Ernawati Arief

Editor: Mustiar-Rusni

Sumber: 

Humas Disbudpar