Seminar Akhir Kajian Sastra Lisan Melayu Bangka Belitung

avatar Visit Bangka Belitung
Visit Bangka Belitung

Pangkalpinang – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyelenggarakan kegiatan Seminar Akhir Kajian Sastra Lisan Melayu Bangka Belitung. Kegiatan diresmikan oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Rustam Effendi, yang dalam hal ini diwakilkan oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, K. A Tajuddin, Senin (2/11/15). Tajuddin menuturkan bahwa Bangka Belitung memiliki kekayaan sastra lisan yang luar biasa keragamannya. Keragaman ini merupakan aset kekayaan budaya Bangka Belitung yang juga salah satu identitas Bangka Belitung. Kekayaan ini perlu dijaga dan dilestarikan eksistensinya, agar tidak punah terpapar masa. Dengan demikian sastra lisan Melayu Bangka Belitung tetap hidup dalam kehidupan masyarakat hingga generasi yang akan datang.

Kegiatan Seminar Akhir Kajian Sastra Lisan Melayu Bangka Belitung dilaksanakan selama 3 (tiga) hari berturut-turut, yakni dari tanggal 02 sampai 04 November 2015. Bertempat di Hotel Puncak, Pangkalpinang, para peneliti yang diketuai oleh Ibrahim, Dekan FISIP Universitas Bangka Belitung, memaparkan hasil penelitiannya tentang Sastra Lisan Melayu Bangka Belitung yang sebelumnya telah dilakukan penelitian terhadap Sastra Lisan Melayu Bangka Belitung  tersebut dalam rentang waktu tertentu. Penelitian ini mendapatkan masukan dari 100 (seratus) orang informan yang merupakan para pelaku sastra, yang tersebar di seluruh Kabupaten/Kota se – Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Narasumber yang memberikan materi pada kegiatan ini, antara lain Pudentia Maria Purenti Sri Sunanti (Ketua Asosiasi Tradisi Lisan Indonesia) dan Pachalis Maria Laksono (antropolog Universitas Gajah Mada).

Reporter/Fotografer: Ernawati Arif

Editor                      : Rusni Budiati

Sumber: 

Humas Disbudpar