Ternyata, Kencantikan Bukan Modal Utama Dalam Ajang Ini!

avatar Visit Bangka Belitung
Visit Bangka Belitung

Menjadi sosok seorang putri yang mampu memproyeksikan pariwisata atau pun Bangka Belitung itu sendiri bukan lah hal yang mudah. Pasalnya, untuk mencapai hal tersebut membutuhkan kedisiplinan diri, wawasan luas, perilaku yang santun, dan tetap anggun sebagai wanita. Hal tersebut disampaikan oleh Firmansyah saat membuka sosialisasi pada hari Sabtu (18/6/2016), di Akademi Keperawatan Pangkalpinang.

Sosialisasi berlangsung  pada pukul 10.00 WIB, diikuti oleh empat puluh peserta yang terdiri dari mahasiswi dan mahasiswa. Sosialisasi pemilihan Putri Pariwisata dan Putri Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2016 ini juga didampingi oleh Bonita Silvia Siregar sebagai Putri Pariwisata Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2015, dan Eka Gunawan selaku mentor.

“Saya yakin bahwa putri-putri di Bangka Belitung ini memiliki banyak bakat terpendam. Hanya saja, mungkin masih malu atau belum menemukan bagaimana cara untuk menyalurkan atau mengekspresikan bakatnya,” kata Firman.

Bonita juga mengakui bahwa dengan mengikuti ajang ini dirinya menjadi semakin percaya diri, kemampuan berbicaranya di depan umum semakin terasah dengan baik, banyak bertemu dengan orang baru baik itu dari pemerintahan, swasta, atau pun tokoh masyarakat yang selama ini bahkan tidak diketahuinya.

Eka Gunawan selaku mentor atau yang lebih akrab dikenal sebagai bunda Eka juga mengatakan bahwa kecantikan bukanlah satu-satunya modal utama untuk mengikuti ajang ini. “Tanpa perilaku yang baik dan santun, tidak akan bisa menjadi seorang putri. Seorang putri harus benar-benar mampu menempatkan dirinya dengan baik. Cantik bisa didapat dengan polesan make up, namun tidak dengan perilaku karena kecantikan yang sesungguhnya muncul dari diri kalian sendiri,” tutur Eka.

 

Dokumentasi           : Ernawati Arif

Editor                      : Yuliarsih

Sumber: 

Disbudpar Prov.Bangka Belitung