Bangka Culture Wave 2016 Luncurkan Jalur Samudera Chengho

avatar Visit Bangka Belitung
Visit Bangka Belitung

SUNGAILIAT, BANGKA – Bangka Curture Wave (BCW) 2016 - Museum Garuda dan DeLocomotief Art Stage dibuka secara resmi oleh Menteri Pariwisata yang diwakili oleh Sekretaris Menteri Pariwisata (Sekmenpar) Bapak Ukus Kuswara, di Pantai Tongaci, Sungailiat, Bangka, pada hari Kamis (8/9/2016). Jean Couteau, seorang intelektual kelahiran Prancis dan juga seorang penulis menyampaikan orasi budaya yang mengisahkan mitologi Garuda dan Penyu sebagai tanda diluncurkannya taman edukasi ini.

“Pariwisata kini bukan semata mengisi waktu luang, tetapi sudah menjadi gaya hidup bahkan bagi beberapa kalangan masyarakat kita, telah menjadi kebutuhan dasar. Pariwisata menjadi penggerak sirkulasi ekonomi, yang sebentar lagi akan menjadi sektor terbesar dalam pemasukan devisa negara kita,” kata Ukus saat menyampaikan sambutan Menpar.

Rangkaian kegiatan yang akan berlangsung hingga 12 September 2016 ini diisi dengan pertunjukan musik antar bangsa, pelepasan 71 ekor penyu dewasa ke laut Cina Selatan, ART.I.EXPO16, Aksara Budaya, pertunjukan musik dan tari di Turtle Stage Tongaci, Anugerah Garudamuka, Malam Budaya, Simposium Jalur Samudera ChengHo, ChengHo Cultural Concert, Malaman, Pesona Payung Pantai, Bazar Buku Bangka, Kuliner Bahari, Karnaval Fashion Fotografi, Parade Gambus Bangka, Musik Menumbing Mancanegara, City Tour, Konser Musik Tari Buluh Perindu, dan Konser Takbiran.

Lebih lanjut Ukus menyampaikan, “Pemerintah telah mencanangkan pariwisata, leading sector, yang bertindak sebagai lokomotif bagi sektor-sektor lain. Perhatian pemerintah terhadap pariwisata tidak saja besar, tetapi sungguh-sungguh, mendalam dan terencana. Kita harus meletakkan orang-orang terbaik dan berpandangan visioner dalam bidang ini. Kita harus mengerahkan kekuatan kewirausahaan yang kuat dikalangan penyelenggara bisnis.”

Pada kesempatan yang sama, Sian Sugito selaku pemilik dari kawasan wisata Pantai Tongaci, Sungailiat, Bangka, juga menyampaikan harapannya terhadap dukungan dan perhatian pemerintah kepada perkembangan kawasan wisata khususnya di Kabupaten Bangka sekaligus kepedulian pemerintah terhadap ekosistem kehidupan penyu yang juga dibudidayakan di kawasan yang sama.

Selain berbagai pertunjukan seni, bersamaan dengan acara ini juga diluncurkan Jalur Samudera ChengHo sebagai ikon wisata yang bertepatan dengan peringatan 600 tahun perjalanan ChengHo yang sempat singgah ke Bangka (1416 – 2016). Untuk itu, pada kesempatan yang sama pula, telah dibuka ABCD (Akademi Budaya ChengHo Dunia), yakni sebuah lembaga yang akan mengkaji dan mengembangkan tradisi pertemuan budaya dalam semangat antar bangsa. 

 

Dokumentasi         : Rafiq Elzan

Editor                    : Yuliarsih

Sumber: 

Disbudpar Prov.Bangka Belitung