Jamselinas VI Kota Muntok, Pertama Diluar Pulau Jawa

avatar Visit Bangka Belitung
Visit Bangka Belitung

Kota Muntok, Kabupaten Bangka Barat menjadi tuan rumah bagi para penggemar sepeda lipat seluruh Indonesia pada Jambore Sepeda Lipat Nasional (Jamselinas) VI. Kegiatan  diselenggarakan mulai tanggal 2 sampai dengan 4 September 2016 yang merupakan kali pertama Jamselinas diselenggarakan di luar Pulau Jawa setelah lima kota besar di Indonesia sebelumnya, yakni Jakarta, Surabaya, Bandung, Jogjakarta dan Solo.

Rute kegiatan bersepeda yang bertemakan “Gowes Sejiran Setason” ini akan melewati beberapa objek wisata khas dan menarik Kota Muntok, seperti Wisma Ranggam, Rumah Mayor, Kelenteng Kung Fuk Miaw, Mesjid Jamik, Bukit Menumbing, Batu Balai, Pantai Tanjung Kalian, Pantai Asmara, dan Pantai Batu Rakit. Selain itu Jamselinas VI juga  diwarnai dengan tradisi makan bersama khas adat Melayu, yakni Nganggung.

Bupati Bangka Barat H. Parhan Ali didampingi Kabag Humas dan Protokol Pemkab Babar Fachriansyah beserta Budi Susatyo selaku ketua Jamselinas VI pada jumpa pers di ruang kerja bupati, Rabu (24/8), mengatakan bahwa kegiatan ini bisa mempromosikan objek wisata. Meningkatkan sektor pariwisata merupakan salah satu visi dan misi dirinya selaku Bupati Bangka Barat. Masyarakat diharapkan ramah kepada tamu jambore, karena masyarakat Muntok ini terkenal dengan keramahannya.”

Pada kesempatan yang sama, Budi  yang juga merupakan aktivis penggiat bersepeda Kota Muntok menjelaskan, “Selain sebagai ajang silahturahmi antar seliers (sebutan penggemar sepeda lipat), tujuan pelaksanaan Jamselinas VI ini juga untuk mendukung program pariwisata di Bangka Belitung, khususnya Bangka Barat.”

Menurut keterangan Budi, Jamselinas VI diikuti sebanyak  250 orang peserta yang berasal dari dari Jakarta, Tasikmalaya, Bandung, Purwokerto, Semarang, Yogyakarta, Solo, Surabaya, Malang, Makassar, Palembang, Balikpapan, dan kota - kota di Kepulauan Bangka Belitung. Para peserta akan mendapatkan pengalaman mengunjungi objek-objek  wisata  sejarah dan budaya Bangka Belitung, serta  kearifan lokal Bangka Barat. Pengalaman tersebut diharapkan dapat dibawa dan diperkenalkan ke tempat asal mereka masing – masing. Dapat dikatakan bahwa peserta Jamselinas VI akan dijadikan duta wisata Bangka Barat.

Lebih lanjut Budi mengatakan, “Saya berharap semoga ajang tahunan penggemar sepeda lipat ini dapat terus terselenggara setiap tahunnya di lokasi yang berbeda. Sehingga kampanye yang kami lakukan ini bisa menarik perhatian masyarakat untuk mulai beralih ke moda transportasi yang lebih sehat dan ramah lingkungan,” ujar Budi sesaat sebelum menutup acara konferensi pers di Kota Muntak, Bangka Barat. 

 

Dokumentasi           : Rafiq Elzan

Editor                      : Yuliarsih

Sumber: 

Disbudpar Prov.Bangka Belitung