Willow, Peserta Termuda Wonderful Sail 2 Indonesia 2016

avatar Visit Bangka Belitung
Visit Bangka Belitung

Willow, seorang bayi perempuan asal dari Holland, berumur 1 tahun 2 minggu menjadi peserta termuda dalam kegiatan Wonderful Sail 2 Indonesia (WS2I) tahun 2016 yang berlangsung pada tanggal 18 sampai dengan 21 Oktober 2016, bertempat di Pantai Parai, Sungailiat, Bangka. Sang ibu mengatakan bahwa Willow sudah berlayar sejak berumur 6 minggu dan memberikan ASI (Air Susu Ibu) sambil berlayar adalah sebuah tantangan baginya.

Penyambutan para peserta kapal layar (yachters) WS2I tahun 2016 diselenggarakan di dua tempat, yakni siang hari di Restoran Pelangi, Parai Resort & Spa, dan malam harinya di rumah dinas Gubernur Kepulauan Bangka Belitung. Para peserta disambut dengan pengalungan selendang cual dan Tari Sambut yang diiringi oleh alunan musik tradisional khas Bangka. Kedua acara penyambutan ini juga dihadiri oleh pejabat daerah, seperti Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Rustam Effendi, Wakil Bupati Bangka Rustamsyah, Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Fery Insani, Kepala Dinas dan Kebudayaan (Kadisbudpar) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Rivai, Kadisbupar Kabupaten Bangka Teddy Sudarsono, beserta sejumlah pejabat lainnya.

Rustamsyah menyambut senang dan berharap kegiatan kapal layar dapat berkelanjutan, “Saya berharap event seperti ini dapat terus berlanjut dengan jumlah negara dan peserta yang lebih banyak lagi dengan dukungan perencanaan dan pembiayaan yang lebih baik juga,” kata Rustamsyah saat menyampaikan sambutannya di Restoran Pelangi, Parai, Resort & Spa, Bangka, pada hari Rabu (19/10).

Hal senada juga disampaikan oleh Raymond Lesmana selaku penggiat pariwisata yang berharap bahwa pemerintah dapat mengelola keberlangsungan event ini dengan baik. “Saya memikirkan dan mengupayakan ini sejak tahun 2003. Dasar pemikirannya, kita ini daerah kepulauan yang ada di negara kepulauan terbesar di dunia. Semestinya kita sudah menjadi paradise bagi para yachters. Semoga pemerintah ikut memikirkannya agar event ini dapat menjadi agenda tahunan sehingga wisata bahari Bangka Belitung akan lebih hebat lagi.”

Malam harinya, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Rustam Effendi beserta jajarannya menyambut kembali para yachter. Rombongan disuguhi dua tarian tradisional berjudul Dapunta Hyang dan tari Campak dari Sanggar Seni Astari Pangkalpinang.

Rustam dalam sambutannya  mengisahkan secara singkat tentang sejarah terbentuknya Kepulauan Bangka Belitung yang kemudian lebih dikenal sebagai daerah penghasil timah. Beliau mengajak para yachter untuk menikmati berbagai potensi wisata yang ada di Bangka Belitung. “Sektor pariwisata merupakan unggulan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan andalan pesona bahari dan budaya. Pesona bahari yang menjadi andalan berupa keindahan pantai serta keindahan flora dan fauna di bawah air. Sedangkan budaya berupa tradisi, kesenian tradisional, bangunan peninggalan sejarah, museum, kuliner, dan aktivitas budaya lainnya,” kata Rustam.

Oleh sebab itu, lanjut Rustam, kepada seluruh yachter untuk dapat menikmati kuliner, keindahan pantai,  keindahan flora dan fauna di bawah air, berolahraga air, menyaksikan atraksi budaya dan lainnya selama di Bangka Belitung.

 

Dokumentasi          : Rafiq Elzan

Editor                     : Yuliarsih

Sumber: 

Disbudpar Prov.Bangka Belitung