Peningkatan Kapasitas Usaha Bantu Perekonomian Masyarakat Di Destinasi Pariwisata Dikirim: 25 Nov 2016, 12:11

avatar Visit Bangka Belitung
Visit Bangka Belitung

Pangkalpinang – Peningkatkan kapasitas usaha di daerah destinasi pariwisata sangat lah penting. Untuk itu, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menyelenggarakan kegiatan Workshop Peningkatan Kapasitas Usaha Destinasi Pariwisata di beberapa kabupaten/kota yang ada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Menurut Yuliarsyah, Kepala Seksi Pengendalian Program selaku Ketua Pelaksana bahwa masayarakat di destinasi pariwisata sangat penting dapat memanfaatkan sumber daya alam yang sudah tersedia di destinasi itu sendiri. Selain mendukung destinasi pariwisata melalui produk-produk yang dihasilkan, hal terpenting lainnya adalah pengelolaan tersebut akan membantu perekonomian masyarakatnya.

“Sumber daya alam di Bangka Belitung ini begitu berlimpah. Setiap destinasi memiliki sumber daya alamnya yang khas. Dari satu jenis sumber daya alam saja bisa dibuat berbagai jenis turunannya. Bisa dibayangkan kalau ada seratus jenis, berapa jenis turunan produk yang dapat dihasilkan,” kata Yuliarsyah saat ditemui di ruang kerjanya, pada Jum’at (25/11/2016).

Workshop Peningkatan Kapasitas Usaha Destinasi Pariwisata diselenggarakan di 4 kabupaten/kota di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, yakni Kabupaten Belitung Timur (1/12), Kabupaten Belitung (2/12), Kabupaten Bangka (5/12), dan Kota Pangkalpinang (6/12).

Kegiatan ini diikuti oleh sejumlah anggota Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) dan para pengusaha bidang pariwisata dari kabupaten/kota. Terdapat tiga narasumber yang bertugas memberikan materi pada kegiatan ini, antara lain Ahmad Jum’at Suhada, Badariah, dan Bustami Rahman.

Ahmad Jum’at Suhada dan Badariah adalah sepasang suami istri penggiat pariwisata yang mengelola sumber daya alam Hutan Pelawan yang telah menghasilkan sejumlah produk bermanfaat dan telah dipasarkan secara luas. Konsumennya pun tidak hanya berasal dari dalam daerah atau dalam negeri saja, namun juga luar negeri.  Selain itu, pasangan pengusaha ini juga kerap memberikan sosialisasi atau berbagi pengalaman dalam berusaha kepada masyarakat atau komunitas tertentu.

Sementara Bustami Rahman merupakan seorang kaum intelek yang sudah berkiprah di bidangnya dalam waktu yang cukup lama, juga merupakan sosok yang peduli terhadap perkembangan parwisata Bangka Belitung, khususnya terkait pengelolaan nilai-nilai budaya lokal.

Harapannya dari kegiatan ini dapat memberikan pandangan kepada masyarakat Bangka Belitung agar dapat mengoptimalkan kapasitas usaha yang mereka geluti, sehingga selain dapat membantu perekonomian, masyarakat pun dapat mengembangkan dan memantapkan peran mereka dalam perkembangan kepariwisataan Bangka Belitung.

 

Dokumentasi           : Ernawati Arif

Editor                     : Yuliarsih

Sumber: 

Disbudpar Prov.Bangka Belitung