The 23rd IMT-GT Ministerial Meeting and Related Meeting Highlights Untuk Para Menteri

avatar Visit Bangka Belitung
Visit Bangka Belitung

www.visitbangkabelitung.com – Pertemuan kerjasama IMT-GT (Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle) melaksanakan agenda National Secretariat Meeting di Hotel Novotel, Bangka Tengah tepatnya di Ruang Koba, Selasa (26/9/2017). Selain delapan belas orang delegasi dari ketiga negara, juga hadir sejumlah peserta perwakilan dari lembaga terkait lainnya.

Netty Muharni, Asisten Deputi Kerjasama Ekonomi Regional dan Sub Regional, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian bertindak selaku National Secretariat for Indonesiamengatakan bahwa National Secretariat Meeting sendiri merupakan agenda dimana delegasi dari masing-masing negara membahas secara rinci dari keseluruhan materi yang akan diusulkan kepada para menteri.

"Agenda ini sebenarnya membahas persiapan bahan-bahan yang akan dibahas pada level selanjutnya, seperti pada Senior Official Meeting dan Ministerial Meeting. Selain logistik acara, bagian terpenting adalah membahas substansi acara, yakni keputusan apa saja yang akan diambil pada pertemuan tingkat menteri nanti,” kata Netty.

Terdapat tujuh bidang yang dikerjasamakan pada IMT-GT, antara lain pariwisata, perdagangan dan investasi, pertanian, produk dan jasa halal, sumber daya manusia, pendidikan dan kebudayaan, serta lingkungan.

Netty menjelaskan bahwa hasil dari sejumlah rapat yang telah dilaksanakan sebelumnya telah dikonsolidasi, dikompilasi, serta dipersiapkan sebagai laporan pada pertemuan tingkat menteri yang akan dilangsungkan pada 29 September 2017 mendatang.

“Pada KTT yang berlangsung di Manila 29 April 2017 lalu, para pemimpin dari ketiga negara sudah mengesahkan dokumen perencanaan jangka panjang (Mission 2036) dan jangka menengah (Implementation Blueprint 2017-2021). Dari kedua dokumen tersebut, masing-masing elemen yang ada dibuat detail rencana aksi yang akan dilakukan baik selama tiga atau pun lima tahun mendatang,” jelas Netty.

Dalam dokumen perencanaan yang baru ini, lanjutnya, terdapat list dari proyek-proyek prioritas infrastruktur dari tiga negara. Jadi kita ingin melihat bagaimana pengembangan penyelesaian proyek-proyek infrastruktur yang ada di tiga negara ini. Selain itu kita juga ingin melihat secara rinci apa saja rencana aksi dari area kerjasama yang telah disebutkan tadi.

Dua dokumen yang secara komprehensif telah dibuat sebagai rencana aksi yang menjadi bagian terpenting dalam highlight pada pertemuan tingkat menteri nantinya, yakni IMT- GT Tourism Strategic Framework yang merupakan suatu kerangka kerjasama untuk bagaimana IMT-GT sebagai suatu tujuan destinasi wisata bisa diimplementasikan. Dan kedua adalah University Network (Uninet) dimana saat ini terdapat 24 universitas di ketiga negara yang sudah bergabung dan telah membuat rencana aksi secara mendetail mengenai apa saja yang dapat menjadi peran universitas untuk membantu pengembangan kerjasama ini. Untuk itu juga sudah disiapkan Uninet Strategic Action Plan. Kedua materi highlight direncanakan akan disahkan oleh menteri pada 29 September 2017 mendatang.

Netty juga menambahkan bahwa sejumlah working grup perlu dipecah menjadi sub working grup, seperti Transportasi dan ICT, Perdagangan dan Investasi, dan CIQ. Hal ini dikarenakan terdapat perbedaan kementerian yang menanganinya.

“Beberapa working grup yang perlu dibuat menjadi sub working grup, misalnya  working grup transport, tapi transport ini transport dan ICT, karena transport dan ICT ditangani oleh kementerian yang berbeda. Maka ICT dibuat menjadi sub working grup. Kemudian, working grup perdagangan dan investasi. Disana juga melibatkan data statistik. Dan itu perlu sub working grup sendiri yang akan mengerjakan data-data yang akan digunakan oleh elemen-elemen dalam IMT GT untuk men-support setiap pengambilan keputusan. Jadi kita perlu data yang akurat, nah itu akan ada sub working grup yang bernama IMT GT Trade and Investment Tourism Database,” tambah Netty.

Selain National Secretariat Meeting, dua agenda yang dijadwalkan hingga malam hari pada hari yang sama yakni Joint Business Council Meeting dan SOM Working Dinner. Sejumlah agenda lainnya akan dilangsungkan hingga 29 September 2017 mendatang dengan puncak acara yakni 23rd IMT-GT Ministerial Meeting. 

    

Penulis                   : Ernawati Arif

Editor                     : Yuliarsih

Updater                  : Rafiq Elzan

Dokumentasi          : Ernawati Arif

Sumber: 

Disbudpar Prov. Kep. Babel