Bahas Pariwisata, GenPI Ajak Stakeholder Kopi Darat

avatar Visit Bangka Belitung
Visit Bangka Belitung

Pangkalpinang - Generasi Pesona Indonesia (GenPI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) ajak stakeholders pariwisata optimalkan pengembangan potensi pariwisata Bangka Belitung lewat acara kopi darat yang diselenggarakan di Gedung Mahligai, Rumah Dinas Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Kamis (31/1/2019).

Ketua GenPI Babel, Iman Taufik mengatakan melalui diskusi diharapkan dapat menciptakan sinergitas dalam membangun pariwisata Bangka Belitung yang berdampak positif bagi perekonomian masyarakat.

“Kopi darat ini dimaksudkan untuk membangun dan mengoptimalkan destinasi wisata yang mendorong potensi, kearifan dan budaya lokal, dengan mengedepankan pertumbuhan ekonomi lokal berbasis digital,” kata Iman yang ditemui sesaat sebelum acara dimulai.

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung diwakili Asisten Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Syahrudin mengatakan bahwa pengembangan pariwisata harus melibatkan masyarakat yang ada disetinasi.

“Tidak hanya pemerintah dan swasta saja yang berupaya membangun pariwisata. Keterlibatan masyarakat yang ada di destinasi itu pun hal yang penting. Karena mereka adalah tuan rumah dari destinasi itu sendiri,” kata Syahrudin saat membuka acara.

Menurut Syahrudin, keterlibatan itu dapat menciptakan rasa memiliki masyarakat terhadap destinasi yang ada.

“Kalau masyarakat terlibat dan sudah menjalankan perannya dengan baik, keuntungan pun akan mengikuti. Hal ini akan menumbuhkan rasa memiliki yang kuat terhadap destinasi wisata tersebut. Selanjutnya, pengelolaan destinasi diharapkan menjadi semakin lebih baik,” katanya.

Dirinya berharap diskusi ini dapat menjadi pemikiran bersama untuk memajukan pariwisata Bangka Belitung.

Senada denga hal itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rivai mengatakan bahwa GenPI harus menggandeng stakeholders dalam menjalankan peran dan fungsinya.

“Sama seperti halnya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, GenPI dalam menjalankan peran dan fungsinya harus bersinergi dengan stakeholders dan pihak-pihak terkait lainnya. Agar, upaya yang dilakukan dapat berjalan dengan maksimal,” kata Rivai.

Selain itu, Rivai juga mengatakan bahwa fokus dan keseriusan merupakan faktor memudahkan jalan menyukseskan pariwisata.

“Apa pun yang kita lakukan, kalau digarap dengan fokus dan serius, pasti bagus hasilnya. Begitu pula pariwisata. Butuh fokus dan keseriusan setiap pihak terkait dalam mengelolanya. Apakah itu pemerintahnya, yang menerima wisatawannya, pengrajin cindera matanya, semuanya jika difokuskan akan menampilkam suatu kesatuan yang serasi di mata wisatawan,” katanya.

100 peserta kopi darat yang hadir berasal dari instansi pemerintah dan stakeholders terkait. 

 

Penulis: Ernawati Arif

Foto    : Rafiq Elzan