Terima Delegasi AIESEC, Gubernur Babel Minta Masukan Pemasaran Pariwisata

avatar Visit Bangka Belitung
Visit Bangka Belitung

Pangkalpinang – Jadwal audiensi para delegasi proyek sosial AIESEC dengan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung dijadwalkan kembali pada hari ini, Senin (28/1/2019), di Ruang Tanjung Pendam, kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Air Itam, Pangkalpinang.

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman meminta masukan dari para delegasi terkait pariwisata Bangka Belitung.

“Saya sangat senang dapat menerima kalian kembali, para delegasi AIESEC, dan saya ingin meminta masukan dari kalian tentang pariwisata Bangka Belitung,” kata Erzaldi dalam sambutannya.

Erzaldi mengatakan bahwa Bangka Belitung memiliki banyak destinasi wisata potensial yang harus dipasarkan dengan cara yang tepat.

“Bangka Belitung punya destinasi wisata yang sangat beragam dan menarik, seperti Danau Kaolin (kolong bekas tambang timah. Red), yang mana saya juga menjumpai yang serupa di Turki. Nah, untuk memasarkannya kita butuh suatu strategi pemasaran yang tepat,” katanya.

Untuk itu, Erzaldi meminta kepada para delegasi tentang membuat agar suatu destinasi menjadi menarik untuk dipasarkan.

“Kita punya destinasi wisata yang luar biasa, tapi kita belum tahu bagaimana membuatnya agar menarik untuk dipasarkan, dan bagaimana cara memasarkannya. Saya minta masukan kepada kalian mengenai hal ini,” pintanya.

Perwakilan AIESEC Indonesia, Elsa Karunia Ilahi mengatakan bahwa proyek social akan berjalan hingga Maret mendatang.

“Kalau yang sudah kita jadwalkan, proyek social ini akan dimulai besok, Selasa (29/1). Kedua tim menuju ke masing-masing lokasi yang telah ditentukan, dan proyek ini akan berakhir pada Maret nanti,” ujar Elsa yang juga merupakan koordinator proyek Toboali.

Proyek sosial AIESEC kali ini akan dilaksanakan di dua lokasi, yakni Sungailiat dan Toboali. Kedua tim didampingi oleh koordinator proyek. Masing-masing Ketua Tim memberikan paparan singkat tentang apa saja yang akan mereka lakukan dalam proyek sosial tersebut.

 

Penulis   : Ernawati Arif 

Foto        : Rafiq Elzan