Disbudpar Babel Upayakan Perencanaan Pariwisata dan Kebudayaan Terpadu dan Efektif

avatar Visit Bangka Belitung
Visit Bangka Belitung

Pangkalpinang - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Bangka Belitung) menyelenggarakan Rapat Koordinasi Forum Perangkat Daerah Bidang Pariwisata dan Kebudayaan, di Bangka City Hotel, Kamis (14/2/2019).

Kepala Disbudpar Bangka Belitung, Rivai meminta agar setiap peserta dapat mengikuti rakor dengan sebaik-baiknya, sehingga dapat menghasilkan perencanaan yang terpadu dan efektif.

“Rakor ini rutin kita laksanakan. Untuk itu, sudah sepantasnya lah hasilnya pun semakin mantap. Saya minta kepada bapak ibu sekalian, benar-benar memanfaatkan kesempatan ini, agar perencanaan pariwisata dan kebudayaan kita benar-benar terpadu dan efektif,” kata Rivai.

Rivai menginginkan agar kabupaten/kota dapat menyelaraskan rencana usulan kegiatan dengan masing-masing bidang. 

“Nanti pada sesi diskusi per desk, rincikan usulan kegiatan-kegiatan tersebut dengan serinci-rincinya. Supaya jelas dan dapat dilaksanakan sesuai dengan yang direncanakan,” katanya.

Senada hal tersebut, Ismonohadi Yonoutomo, Kepala Sub Bidang Perekonomian dan SDA, Badan Perencanaan Pengembangan dan Penelitian Pengembangan Daerah selaku narasumber berpesan agar rakor dapat menghasilkan data terbaharui.

“Kalau saya boleh berpesan, saya minta agar semua pihak dapat menghasilkan data yang paling baru. Penganggaran dilakukan berdasarkan data. Selain itu, data lah yang paling pertama ditanya ketika kami mengikuti FGD di pusat,” kata Ismono.

Hal penting lain, menurut Ismono adalah pemetaan pengembangan kawasan wisata.

“Satu lagi yang sangat penting dalam pengembangan pariwisata dan kebudayaan, yakni lokasi. Kabupaten/kota harus menentukan dimana lokasi wisata yang mau dikembangkan,” katanya.

Usai materi, peserta akan mendiskusikan rencana usulan kegiatan ke masing-masing bidang desk. Hasil rakor nantinya menjadi bahan pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dan selanjutnya akan difinalisasi di tingkat pusat dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional pada Mei mendatang.

Rakor diikuti oleh instansi pemerintah terkait di kabupaten/kota di Bangka Belitung, sebanyak kurang lebih 60 orang.


Penulis dan foto: Ernawati Arif