Ketahui Pertumbuhan Pariwisata Bangka Belitung Melalui Unsur 3A

avatar Visit Bangka Belitung
Visit Bangka Belitung

Bangka Tengah – Untuk mengetahui pertumbuhan pariwisata di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Bangka Belitung) dari unsur 3A (Atraksi, Amenitas, dan Aksesibilitas),  Kementerian Pariwisata (Kemenpar) melalui Asisten Deputi Pengembangan Destinasi Regional I berkoordinasi dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bangka Belitung menyelenggarakan Workshop Koordinasi Program Pariwisata dan Perkembangan 3A, di Hotel Soll Marina – Bangka, Bangka Tengah, Selasa (19/2/2019).

Kegiatan dibuka langsung oleh Deputi Pengembangan Destinasi Pariwisata, Kemenpar, Dadang Rizki Ratman. Dalam sambutannya Dadang menghimbau agar setiap pihak terkait kepariwisataan harus mengetahui pertumbuhan pariwisata di daerahnya sendiri.

“Bapak ibu sekalian yang ada di kabupaten/kota dan juga yang di provinsi, semuanya harus tahu sejauh apa pertumbuhan pariwisata di daerahnya. Pertumbuhan itu bisa kita lihat dari data yang selalu di-update,” kata Dadang.

Dadang mengatakan bahwa melalui data, perkembangan dan pertumbuhan pariwisata dapat dipantau.

“kalau kita mau melihat perkembangan pariwisata di daerah kita, khususnya dari unsur 3A-nya, kita harus punya data kunjungan wisatawan, pertumbuhannya seperti apa, dan seberapa banyak yang dikeluarkan atau dibelanjakan di daerah kita,” katanya.

Kunjungan wisatawan, lanjut Dadang, masih menjadi tolak ukur kesuksesan pariwisata suatu daerah.

“Data kunjungan wisatawan itu sangat penting, karena mereka ini costumer kita. Mereka yang menghabiskan waktunya di daerah kita. Mereka yang membelanjakan uangnya di daerah kita. Makanya, kita harus punya data kunjungan wisatawan itu dan selalu di-update,” lanjutnya.

Berkaitan dengan hal itu, Kepala Disbudpar Bangka Belitung Rivai menyampaikan bahwa pihaknya telah mengadakan FGD (Focus Group Discussion) Pengembangan Kepariwisataan.

“Beberapa waktu yang lalu, kami mengadakan FGD Pengembangan Kepariwisataan. Selain membahas persoalan pariwisata yang dihadapi di seluruh nusantara ini, kami juga menghimpun isu-isu strategis dalam perkembangan pariwisata di Bangka Belitung,” disampaikan Rivai.

Ditambahkan Rivai bahwa perkembangan pariwisata Bangka Belitung melalui unsur 3A akan terus diupayakan.

“Saat ini, Bangka Belitung akan terus melakukan upaya-upaya untuk mengembangkan kepariwisataannya, khususnya untuk atraksi, amenitas, dan aksesibilitas. Seperti hari ini, kita akan menikuti materi-materi yang berkaitan dengan pengembangan unsur 3A tersebut. Jadi saya harap semua peserta dapat mengikutinya sampai selesai,” tambahnya.

Para peserta workshop berjumlah ±50 orang berasal dari kabupaten/kota, yakni baik dari Disbudpar sendiri atau instansi pemerintah terkait lainnya.


Penulis dan foto: Ernawati Arif