Kabupaten/Kota Paparkan Perkembangan Pembangunan Destinasi Kepariwisataan

avatar Visit Bangka Belitung
Visit Bangka Belitung

Pangkalpinang – Hari kedua, Rabu (27/3/2019), Forum Koordinasi Pengembangan Destinasi Pariwisata di Kepulauan Bangka Belitung, para peserta perwakilan kabupaten/kota se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memaparkan materi tentang perkembangan Pembangunan Destinasi Kepariwisataan Berbasis Lingkungan dan Berkelanjutan.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Disbudpar Babel) diwakili Kepala Bidang Destinasi Pariwisata, Rusni Budiati mengatakan bahwa pemaparan materi yang disampaikan dapat memberikan gambaran perkembangan destinasi pariwisata yang ada di kabupaten/kota saat ini.

“Hari ini kabupaten/kota akan memberikan paparan pengembangan destinasi pariwisata terkait 3A. Dari pemaparan itu nanti kita bisa melihat bagaimana perkembangan destinasi pariwisata yang ada di kabupaten/kota saat ini, dan apa saja yang perlu dibahas lebih lanjut dengan pihak terkait,” kata Rusni saat rehat kopi, di Hotel Cordela, Pangkalpinang.

Melalui pemaparan itu juga, Rusni menambahkan, dapat langsung membahas kendala yang ada terkait pengembangan destinasi pariwisata di kabupaten/kota tersebut.

“Kalau dipaparkan satu-satu begini kan lebih jelas. Setelah dipaparkan, kita langsung membahas apa-apa saja yang masih menjadi kendala bagi kabupaten/kota. Karena di sini juga kita ajak pihak-pihak terkait lainnya, jadi bisa langsung dibicarakan,” tambahnya.

Usai pelaksanaan forum, para pihak terkait kepariwisataan akan memverifikasi informasi kendala yang disampaikan kabupaten/kota.

Kepala Seksi Daya Tarik Wisata, Yuliarsyah mengatakan bahwa pihak kabupaten/kota dapat menindaklanjuti kendala dalam pengembangan destinasi pariwisata, dengan pihat terkait.

“Di forum ini kan setiap kabupaten/kota menyampaikan paparannya, kendalanya dimana. Selesai forum, mereka bisa berkoordinasi dengan pihak terkait lain yang berhubungan dengan kendala tersebut, misalnya Dinas Kehutanan, PU, atau dinas/badan lainnya,” kata Yuliarsyah.

Sementara Kepala Seksi Pelayanan dan Pengembangan Sarpras Pariwisata, Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Pemuda Olahraga Kabupaten Bangka Tengah, Juni Pancasila menilai positif terhadap penyelenggaraan forum, sekaligus menjadi kesempatan menyampaikan kendala yang ada.

“Dari kami, paparan 3A kabupaten/kota semuanya bagus. Di forum ini juga kami bisa menyampaikan kendala atau kekurangan yang masih ada. Hanya saja kita masih membutuhkan penguatan soal peningkatan sarpras dan fasilitas umum,” kata Juni melalui sambungan telepon.

Juni juga menyampaikan bahwa kendala terbesar dalam rangka pengembangan destinasi pariwisata adalah pembiayaan dan status lahan.

“Sampai saat ini, kendala terbesar yang kami hadapi masih berkisar tentang pembiayaan. Selain itu, status lahan pun masih menjadi permasalahan yang harus diselesaikan,” sampainya.

 

Penulis  : Ernawati Arif

Foto        : Agus Hamdani