Wisata Kuliner Gali Potensi Kuliner Iconic Bangka Belitung

avatar Visit Bangka Belitung
Visit Bangka Belitung
Tins House, Pangkalpinang – Kuliner merupakan bagian tak terpisahkan dari kepariwisataan. Untuk menggali potensi kuliner khas Bangka Belitung, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Disbudpar Babel) menyelenggatakan kegiatan Wisata Kuliner tahun 2019, di Tins House, Pangkalpinang, Sabtu (27/4/2019).
Tins House, Pangkalpinang – Kuliner merupakan bagian tak terpisahkan dari kepariwisataan. Untuk menggali potensi kuliner khas Bangka Belitung, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Disbudpar Babel) menyelenggatakan kegiatan Wisata Kuliner tahun 2019, di Tins House, Pangkalpinang, Sabtu (27/4/2019).

Tins House, Pangkalpinang – Kuliner merupakan bagian tak terpisahkan dari kepariwisataan. Untuk menggali potensi kuliner khas Bangka Belitung, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Disbudpar Babel) menyelenggatakan kegiatan Wisata Kuliner tahun 2019, di Tins House, Pangkalpinang, Sabtu (27/4/2019).

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Toni Batu Bara mengatakan bahwa Bangka Belitung harus memiliki kuliner yang iconic.

“Even Wisata Kuliner ini dapat menjadi media bagi para pelaku kuliner yang ada di Bangka Belitung, untuk menggali kekhasan kita dalam hal kuliner agar Bangka Belitung memiliki suatu kuliner yang iconic,” kata Toni saat membuka acara.

Toni juga mennyampaikan agar para peserta dapat menampilkan nilai-nilai kearifan lokal dalam mengkreasikan kuliner.

“Dalam mengkreasikan kuliner kita, hendaknya tetap menampilkan kearifan lokal Bangka Belitung, karena itu lah yang menjadi ciri khas kita. Yang dengan kuliner itu nanti, kata orang belum ke Bangka Belitung kalau belum mencobanya,” sampainya lagi.

Kegiatan Wisata Kuliner berupa lomba memasak makanan khas Bangka Belitung dan kreasinya. Peserta terdiri dari beberapa tim yang berasal dari kabupaten/kota di Bangka Belitung. Setiap tim disediakan tenda dan beberapa perlengkapan memasak dan penyajian.

Setiap tim diberikan waktu memasak ±2,5 jam. Usai memasak dan menyajikan, dewan juri akan mengunjungi setiap tim untuk mencicipi makanan yang telah disajikan.

Asisten Deputi Pengembangan SDM dan Hubungan Antar Lembaga, Deputi Bidang Pengembangan Industri dan Kelembagaan Kepariwisataan, Kementerian Pariwisata, Oneng Setyaharini juga mengatakan bahwa kuliner khas memiliki peran besar dalam kepariwisataan.

“Setiap wisatawan yang datang ke suatu daerah, pasti akan mencari kuliner khas dari daerah itu. Itu sudah menjadi suatu keharusan. Data yang kita punya bahwa sekitar 45 persen yang dikeluarkan oleh wisatawan adalah untuk kuliner,” kata Oneng.

Oneng juga menjelaskan beberapa hal penting dalam penyajian wisata kuliner.

“Kuliner bukan hanya soal rasa, tapi juga pengolahan dan penampilannya. Semuanya menjadi suatu rangkaian penting dalam menyajikan kuliner,” katanya.

Bertindak sebagai juri pada Wisata Kuliner tahun ini, yakni Andi AS, Hj. Nur Elmi, dan Oneng Setyaharini. Dan keluar sebagai juara dari perlombaan ini, yakni Juara 1, Tim 1 Bangka; Juara 2, Tim 4 Bangka Barat; Juara 3, Tim 7 Babel 1; Juara 4, Tim 2 Pangkalpinang 2; dan terkahir Juara 5, Tim 1 Pangkalpinang 1.

 

 

Penulis   : Ernawati Arif

Foto       : Rafiq Elzan