Disbudpar Babel Serahkan Fasilitas 3A ke Dispar Basel

avatar Agus Purnama
Agus Purnama
Kepala Seksi Daya Tarik Wisata, Yuliarsyah Menyerahkan Fasilitas 3 A kepada Kepala Bidang Destinasi Pariwisata Bangka Selatan, Hefi Nuranda (foto : Ratna)
Kepala Seksi Daya Tarik Wisata, Yuliarsyah Menyerahkan Fasilitas 3 A kepada Kepala Bidang Destinasi Pariwisata Bangka Selatan, Hefi Nuranda (foto : Ratna)

PANGKALPINANG – Ada tiga faktor penting dalam upaya pengembangan sektor pariwisata di Indonesia, yang intens dilakukan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Kemenparekraf RI), yaitu Atraksi, Amenitas dan Aksesibilitas (3 A).

Konsep 3 A itu, sangat efektif bagi kemajuan sektor pariwisata yang tersebar di seluruh wilayah NKRI.

Untuk itu, Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf RI melakukan serah terima fasilitas terkait dukungan 3 A, sekaligus menggelar Sosialisasi Program CHSE di Pulau Bangka dan juga di Pulau Belitung.

Penyerahan secara simbolis fasilitas 3A dari pihak Kemenparekraf RI ke Pemprov Babel itu, pada Rabu (9/9/2020) lalu, bertempat di Hotel Santika Bangka, Pangkalan Baru Kabupaten Bangka Tengah.

Plt Kepala Disbudpar Babel, Darlan langsung menginstruksikan Pejabat Administrator Bidang Destinasi Pariwisata untuk mendistribusikan fasilitas 3A tersebut ke Dinas Pariwisata di Pulau Bangka.

Atas perintah tersebut, Kepala Bidang Destinasi Pariwisata, Firmansyah, melalui Kepala Seksi Daya Tarik Wisata, Yuliarsyah melakukan serah terima fasilitas 3A itu ke Kepala Bidang Destinasi Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Bangka Selatan (Basel), Hefi Nuranda.

Serah terima itu, dilaksanakan di Kantor Disbudpar Babel, Jalan Profesi Nomor 2 Komplek Perkantoran dan Pemukiman terpadu, Air Itam Kota Pangkalpinang, Jum’at (11/9/2020) pagi.

Yuliarsyah mengatakan, fasilitas 3A dari Kemenparekraf RI ini, bertujuan untuk mendukung program Cleanliness, Health, Safety and Environmental Sustainability (CHSE) di era Adaptasi Kebiasaan Baru sektor pariwisata di Babel.

Babel, dikatakan Yuliarsyah telah membuka kembali sektor pariwisatanya terhitung 1 Juli 2020 yang lalu.

“Semoga dengan dibukanya kembali sektor pariwisata di Babel, dapat memulihkan salah satu sektor unggulan Babel ini, guna meningkatkan perekonomian masyarakat Babel,” kata Yuliarsyah.(rel/poer)