Kunker Menteri PPN/Kepala Bappenas di Bumi Serumpun Sebalai

avatar Visit Bangka Belitung
Visit Bangka Belitung

Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa bersama Gugus Tugas Kementerian PPN/Bappenas untuk Percepatan Penanganan Covid-19 melakukan Kunjungan Kerja dalam rangka Peninjauan Kesiapan Pemulihan Ekonomi dan Sosial dan Persiapan Transformasi Ekonomi Bangka Belitung sebagai Destinasi Prioritas di Kabupaten Belitung dan Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tanggal 3-6 September 2020. Sektor yang diangkat dalam kunjungan kerja ini antara lain infrastruktur, pariwisata/geopark, pertambangan, lingkungan hidup, pelayanan kesehatan.

Dalam kesempatan ini, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman memanfaatkan kunjungan Menteri Suharso sebaik-baiknya dengan memaparkan dan mengusulkan capaian pembangunan, perencanaan pembangunan dari potensi Babel, dan pengajuan perencanaan untuk Provinsi Kepulauan Bangka Belitung kepada pemerintah pusat dihadapan Menteri Suharso beserta jajaran deputi, staf ahli, dan staf khusus Kementerian PPN/ Bappenas.

Kunjungan Menteri Suharso bersama rombongan antara lain; meninjau Geotheater Rimba Alam Bahagia untuk menyaksikan Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Badan Pengelola Geopark Belitong dengan Perguruan Tinggi, antara lain Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Padjajaran, Universitas Bakrie, Universitas Tarumanegara, Universitas Bina Nusantara, Universitas Podomoro, Universitas Lampung, Universitas Pertahanan, Universitas Bangka Belitung, dan Akademi Manajemen BeIitung.

Menteri PPN/ Bappenas Republik Indonesia, Suharso Monoarfa mendorong persiapan pengajuan geopark nasional di Pulau Belitung menjadi geopark internasional yang diakui oleh UNESCO dengan meresmikan Pusat Informasi Geologi Pulau Belitung di Kecamatan Kelapa Kampit, Belitung Timur. Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 9 Tahun 2019, Kementerian PPN/Bappenas diberi amanat untuk menyusun perencanaan nasional pengembangan taman bumi atau geopark.

Saat meninjau Pusat Informasi Geologi Belitung pada Jumat (4/9/20) Menteri Suharso didampingi Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman dapat mengetahui lebih terperinci Geosite Geopark Belitong yang saat ini memiliki 17 geosite. Dijelaskan oleh perwakilan Badan Pengelola Geopark Belitong, dalam mempersiapkan Geopark Belitong menjadi geopark internasional membutuhkan setidaknya 20 geosite, sedangkan hingga saat ini baru sebanyak 17 geosite yang sudah siap. Selain harus memenuhi persyaratan utama ini, kriteria lain yang juga harus terpenuhi adalah pariwisata, sumber daya alam, edukasi, konservasi, dan beberapa kriteria lain yang akan di revalidasi setiap empat tahun sekali.