Disbudpar Babel Sosialisasi Membangun Pariwisata di Era Adaptasi Kebiasaan Baru

avatar Agus Purnama
Agus Purnama
Plt Kepala Disbudpar Babel, Darlan saat membuka sosialisasi (foto : Istimewa)
Plt Kepala Disbudpar Babel, Darlan saat membuka sosialisasi (foto : Istimewa)

SUNGAILIAT - Dalam rangka penguatan kelembagaan masyarakat di destinasi pariwisata dan sekaligus guna mendukung pembangunan kepariwisataan di masa Adaptasi Kebisaan Baru (AKB), diperlukan penguatan kapasitas pengelola Daya Tarik Wisata (DTW) yang ada di Pulau Bangka. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung (Babel) melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Babel dan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Dinas PUPR) Babel menyelenggarakan Kegiatan Sosialisasi Membangun Pariwisata di Era Adaptasi Kebiasaan Baru yang mengusung tema "Berwisata dengan Bersih, Sehat, Aman dan Berwawasan Lingkungan", Senin lalu, di Hotel Tanjung Pesona Beach Resort, Sungailiat, Kabupaten Bangka.

Kegiatan ini difasilitasi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia, melalui Program Hibah Jalan Daerah (PHJD) periode 2019-2021, yang bertujuan mendukung pembangunan kepariwisataan di Babel, dalam bentuk kegiatan berbasis pemberdayaan masyarakat, khususnya di sektor pariwisata.

Asisten Sekretaris Daerah Babel Bidang Administrasi Umum sekaligus Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disbudpar Babel, Darlan, mengatakan, terhitung 1 Juli 2020, Babel telah memberlakukan New Normal (tatanan baru) di bidang pariwisata yang ada di satu kota dan enam kabupaten se-Babel.

“Ini momentum bagi pariwisata Babel, untuk bangkit kembali setelah cukup lama terpuruk oleh wabah pandemi Covid-19 ini, tentunya, dengan menerapkan protokol kesehatan yang ditetapkan Pemerintah,”kata Darlan.

Darlan menjelaskan bahwa peran pengelola DTW merupakan ujung tombak bagi kemajuan sektor Pariwisata. Untuk itu diperlukan kreativitas dari para pengelola DTW untuk menarik minat wisatawan nusantara dan wisatawan manca negara berwisata ke Babel.

Di akhir sambutannya, Darlan mengatakan harapan kami (Pemprov Babel), semoga melalui kegiatan sosialisasi ini dapat memberikan manfaat dan juga kesempatan bagi pengelola DTW, untuk saling bertukar informasi tentang pengelolaan DTW dalam rangka mengembangkan pariwisata yang merupakan sektor unggulan di Babel.

Sosialisasi menghadirkan 4 orang narasumber, diantaranya, Pertama, Kepala Dinas Kesehatan Babel, Mulyono Sutanto, didapuk memaparkan tentang Suasana Berwisata yang Bersih dan Sehat di Era Kebiasaan Baru; Kedua, Plt Kepala Disbudpar Babel, Darlan, pada kesempatan itu memaparkan tentang Kebijakan Pariwisata Babel di Era Adaptasi Kebiasaan Baru; Ketiga, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bangka, Asep Setiawan, memaparkan tentang Perkembangan Pariwisata Bangka di Era Adaptasi Kebiasaan Baru; dan yang Keempat, Perwakilan PT. DAMRI Pangkalpinang, Listawati, menyampaikan dukungan PT. DAMRI Pangkalpinang terhadap kesiapan transportasi menuju DTW di Pulau Bangka.

Untuk diketahui, ini merupakan kegiatan sosialisasi ketiga di bidang pariwisata yang dihelat Pemprov Babel di masa pandemi Covid-19. Kegiatan tersebut, tetap mematuhi protokol kesehatan, yakni menjaga jarak tempat duduk peserta, narasumber, dan panitia dengan kapasitas ruangan, setiap peserta wajib menggunakan masker kain dan pihak hotel juga menyiapkan sarana cuci tangan.

Turut hadir Kepala Dinas PUPR Babel yang diwakili oleh Sekretaris Dinas, Pejabat Administrator/Pengawas Disbudpar Babel, Plt. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bangka Selatan, sejumlah Perwakilan Dinas Kabupaten Bangka, Kota Pangkalpinang, Kabupaten Bangka Tengah, Kabupaten Bangka Barat, Pengelola Desa Wisata, Pengelola HKm, Pokdarwis dan unsur terkait lainnya.

(Firmansyah)