Pemprov Sosialisasikan Sinergitas Pembangunan Geopark Pulau Belitung

avatar Agus Purnama
Agus Purnama
Widyaiswara Utama Pemprov Babel, Yan Megawandi saat membuka sosialisasi (foto : Ratna)
Widyaiswara Utama Pemprov Babel, Yan Megawandi saat membuka sosialisasi (foto : Ratna)

MEMBALONG, BELITUNG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung (Babel) melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Babel dan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Dinas PUPR) Babel mensosialisasikan Sinergitas Pembangunan Geopak di Pulau Belitung.

Kegiatan itu dibuka Wakil Gubernur (Wagub) Babel, Abdul Fatah diwakili Widyaiswara Utama BKPSDMD Babel, Yan Megawandi, dan dipusatkan di ruang Serba Guna Kantor Desa Seliu, Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung, Rabu (11/11/2020).

Sosialisasi yang difasilitasi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia, melalui Program Hibah Jalan Daerah (PHJD) periode 2019 hingga 2021 tersebut, bertujuan mendukung pembangunan kepariwisataan di Babel, dalam bentuk kegiatan berbasis pemberdayaan masyarakat guna menyongsong global Geopark Pulau Belitung.

Yan Megawandi mengatakan,  perlu adanya suatu formula yang tepat dan terencana untuk mengangkat pembangunan Geopark di Pulau Belitung.

“Pulau Belitung sudah lama dijadikan sebagai 10 destinasi unggulan pariwisata nasional.  Kegiatan hari ini (Sosialisasi-red), semoga bisa jadi upaya dan juga penyemangat bagi masyarakat Belitung menuju Unesco Global Geopark,” ujar Yan.

Selain itu, juga diharapkan memberikan dampak signifikan bagi masyarakat di destinasi pariwisata berbasis geopark dan wisata berkelanjutan.

Dengan adanya kegiatan ini, mantan Sekda Babel itu berharap, para pengelola wisata dapat melihat potensi alam dan geologi dilingkungan sekitar sebagai peningkatan ekonomi masyarakat.

Sosialisasi menghadirkan 4 narasumber, yang dibagi menjadi dua sesi, Pertama, Kepala Disbudpar Belitung dan Kadispar Beltim diwakili Kepala Bidang Destinasi yang membahas potensi dan rencana pengembangan geowisata Belitung dan Belitung Timur.

Sesi kedua, menghadirkan Yan Megawandi dan Fitrozi yang membahas mengenai integrasi peran stakeholder dalam pembangunan geowisata Pulau Belitung, dilanjutkan dengan materi penguatan peran budaya dalam mendukung pembangunan  geowisata Pulau Belitung.

Selain materi dari 4 narasumber, di kesempatan yang sama, Badan Pengelola Geopark Pulau Belitung, Eti Yulianti menyampaikan paparan singkat tentang kondisi terkini Geopark Pulau Belitung, serta sejumlah paparan success story pengelolaan geowisata berbasis masyarakat, yaitu pengelola Bukit Pramun, Adong, pengelola Aik Rusak, Iswandi, dan juga pengelola Tebat Rasau, Nasidi.

Turut hadir di kegiatan tersebut, sejumlah pejabat administrator/pengawas Dinas PUPR dan Disbudpar Babel, pengelola Daya Tarik Wisata yang ada di Pulau Belitung, Perwakilan Badan Pengelola Geopark Pulau Belitung, Asita, IHGMA, ASPPI, ASITA, PHRI, HPI Kabupaten Belitung.  (rel/poer).