Wagub: Semangat Masyarakatlah yang akan Membangun Pulau Belitung

avatar Mei Ratna
Mei Ratna
Wagub Abdul Fatah menutup Sosialisasi Sinergitas Pembangunan Geowisata di Pulau Belitung
Wagub Abdul Fatah menutup Sosialisasi Sinergitas Pembangunan Geowisata di Pulau Belitung

MEMBALONG, BELITUNG - Setelah mengikuti Sosialisasi Sinergitas Pembangunan Geowisata di Pulau Belitung, yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel yang dipusatkan di ruang serba guna Kantor Desa Seliu, Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung, Babel.

Kali ini, puluhan peserta selain diberikan materi di dalam ruangan, juga di ajak berkunjung ke potensi Daya Tarik Wisata (DTW) Danau Purun yang terletak di Desa Seliu, Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung. DTW ini memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai destinasi kunjungan wisata alam yang masih asri dan sangat indah di Pulau Belitung. 

Di DTW (Danau Purun-red) ini, puluhan peserta diberikan penjelasan terkait asal-usul Danau Purun, serta sekaligus diajak berdiskusi mengenai pengembangan desa wisata yang ada di Pulau Seliu kedepannya.

Rangkaian kegiatan Sosialisasi Sinergitas Pembangunan Geowisata di Pulau Belitung di Pulau Seliu yang difasilitasi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia, selama dua hari itu, secara resmi ditutup Wakil Gubernur (Wagub) Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Abdul Fatah, pada kamis (12/11/2020).

Wagub Abdul Fatah, mengatakan semangat masyarakat Belitung untuk beralih dari sektor tambang ke pariwisata telah menguatkan semangat ditataran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel untuk menerbitkan regulasi terkait pembangunan bidang pariwisata Babel melalui Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Nomor 7 Tahun 2016 tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Provinsi Babel Tahun 2016 -2025.

Wagub Babel, menuturkan, hadirnya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Kelayang sebagai pemantik bagi sudut-sudut wisata lain di Pulau Belitung, harus segera berkembang. 

“Untuk mendukung itu (KEK Tanjung Kelayang-red), harus diformulasikan dengan konsep Atraksi, Akses, dan Amenitas (3A) yang mencukupi dan sinergitas semua pihak yang ada. Kita juga harus menetapkan prioritas pembangunan di setiap wilayah, untuk menjadikan setiap sudut Pulau Belitung sebagai destinasi wisata unggulan. 

“Semangat dan kemauan masyarakat lah yang akan membangun Pulau Belitung ini,”ujar Abdul Fatah.

Wagub Babel, berharap setelah adanya sosialisasi ini, diharapkan dapat memberi masukan, khususnya bagi pengelola Desa Wisata Seliu dan juga bagi seluruh pemangku kepentingan terkait sektor ini (pariwisata-red) di Belitung pada umumnya.

Di kesempatan yang sama, Plt Kepala Disbudpar Babel, Darlan mengatakan, saatnya kita promosikan destinasi wisata seluas mungkin dan manfaatkan media sosial untuk menyasar kaum muda. Serta, jadikan destinasi wisata sebagai tempat nostalgia yang ingin selalu dikunjungi kembali oleh wisatawan, baik itu wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara.

Acara penutupan kegiatan tersebut diakhiri dengan tradisi budaya khas Melayu yaitu makan bedulang atau dalam bahasa Belitung disebut Berage.

Turut serta mendampingi Wagub babel, Widyaiswara Utama Pemprov Babel, Yan Megawandi, Kepala Dinas PUPR Babel, Noviar Ishak, Plt Kepala Disbudpar Babel, Darlan,  sejumlah Pejabat Administrator/Pengawas Dinas PUPR, Disbudpar Babel, perwakilan Pemkab Belitung dan unsur terkait lainnya.

(Penulis : Poer/Fir Fotografer : GP)