Begini Aksi Saka Pariwisata di Daya Tarik Wisata

avatar Visit Bangka Belitung
Visit Bangka Belitung

MERAWANG, BANGKA - Satuan Karya (Saka) Pramuka Pariwisata Daerah Kepulauan Bangka Belitung (Babel) melaksanakan Giat Bakti Saka dan Gerakan Peduli Desa di Air Anyir, Kecamatan Merawang tepatnya di seputaran Pantai Kuala Jembatan Emas Sabtu Pagi (12-12-2020). Kegiatan Dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bangka Belitung (Babel) yang diprakarsai oleh Saka Pariwisata dan Forum Peduli Daerah Bangka Belitung turut melibatkan Kwarda Pramuka Babel, Resimen Mahasiswa, Dinas Kesehatan Disbudparpora Bangka dan Aparat Desa setempat dan melakukan kegiatan seperti Bersih-bersih Pantai, sosialisasi protokol kesehatan Covid-19, penanaman bibit pohon di sekitaran pantai serta bagi-bagi Masker.

Dalam sambutan Gubernur Babel yang dibacakan oleh Kadisbudpar Rofiko menyampaikan bahwa kegiatan ini dilakukan dengan tujuan untuk mensosialisasikan protokol kesehatan, pelestarian lingkungan, membiasakan hidup bersih dan sehat kepada seluruh masyarakat. Sehingga nantinya kita siap menyambut kunjungan wisatawan agar datang ke kepulauan Babel. Semoga upaya yang telah kita laksanakan dapat membuat wisatawan merasa aman dan nyaman selama berwisata di Kepulauan Babel dan semoga perekonomian Negeri Serumpun Sebalai segera pulih seiring aktifitas pariwisata yang kembali normal.

Sekretaris Kwartir Daerah Pramuka Babel Kak Zamhari yang turut hadir dalam acara ini berharap kedepan acara seperti ini dilaksanakan bukan hanya di pantai tetapi juga dilaksanakan di daya tarik wisata lainnya. Kepada peserta Kak Zamhari berujar "Tanam lah pohon dan catat dimana adik-adik menanam pohon hari ini peliharalah, jangan setelah menanam ditinggalkan, Insya Allah ini menjadi amal jariyah kita, karena banyak makhluk dan hewan lainnya yang hidup dari tanaman tersebut dan ingat menanam hari ini berarti kita telah menyelamatkan lingkungan hidup".

Salah satu peserta kegiatan Sapri Irawadi selaku Wakil Komandan Resimen Mahasiswa Depati Amir (Mahadepam) mengatakan, "Menwa Mahadepam siap berkontribusi dan membantu dalam giat Bakti Saka dan aksi peduli dalam memajukan dunia kepariwisataan ini, karena kami selaku putra-putri Babel ingin memberikan yang terbaik untuk daerah kami".

Saat dimintai tanggapan tentang kegiatan hari ini selaku Kadisbudpar Babel Rofiko menyampaikan,"Melalui adaptasi kebiasaan baru, pemerintah menerapkan Program CHSE (Cleanliness, Health, Safety and Environment Sustainability) di setiap destinasi wisata pasca pandemi. Konsep ini harus dilaksanakan karena Pandemi Covid-19 telah membuat masyarakat jauh lebih peduli terhadap faktor-faktor kebersihan, kesehatan dan keamanan, agar dapat mempercepat pemulihan sektor pariwisata", ujar Rofiko. (Penulis : Munawar/ Foto : GP)