100 Pelaku Ekraf Pelajari Pemasaran Online Bersama Shoppe

Pangkalan Baru, Bangka Tengah – Sekitar 100 orang pelaku ekonomi kreatif (ekraf) mengikuti Bimbingan Teknis Pengembangan Pemasaran Produk/Jasa Kreatif Berbasis Online yang diselenggarakan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Indonesia difasilitasi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Disbudpar Babel), di Hotel Novotel – Bangka, Pangkalan Baru, Bangka Tengah, Kamis (26/4/2018).

Kepala Disbudpar Babel, Rivai menanggapi positif dengan diselenggarakannya kegiatan ini di Bangka Belitung.

“Tentunya saya dan semua pelaku ekraf di Bangka Belitung menyambut senang dengan adanya kegiatan ini. Sehingga para pelaku ekraf di sini bisa mendapatkan pengetahuan terkait dengan usaha ekonomi kreatif yang mereka tekuni. Hal ini sangat berharga sekali,” kata rivai.

Rivai berharap agar para peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan optimal.

“Hari ini kita bersama Bekraf Indonesia menghadirkan Shopee, yakni salah satu situs belanja online yang ada di Indonesia. Jadi, jangan malu-malu untuk bertanya. Pembicara kita sangat berpengalaman. Sayang kalau dilewatkan begitu saja. Digali informasi dan ilmunya,” kata Rivai usai meresmikan acara.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Sub Direktorat Pasar Segmen Bisnis dan Pemerintah Dalam Negeri mewakili Direktur Pemasaran Dalam Negeri, Bekraf Indonesia, Fahmy Akmal mengatakan bahwa ekraf menjadi salah satu inovasi dalam upaya meningkatkan perekonomian masyarakat,” ucapnya.

“Badan Ekonomi Kreatif hadir untuk mengembangkan ekonomi kreatif di Indonesia agar bisa menjadi tuan rumah di negaranya sendiri, di daerahnya sendiri, bahkan lebih jauh mudah-mudahan kita bisa menempati urutan ekonomi kreatif dunia,” kata Fahmy.

Fahmy berharap bahwa kegiatan ini dapat menjadi suatu kegiatan yang sangat bermanfaat bagi para pelaku ekraf di Bangka Belitung.

“Ini bimtek ekraf pertama yang kami selenggarakan di Pangkalpinang. Saya yakin perkembangan pariwisata Bangka Belitung saat ini tidak dapat dilepaskan dari keberadaan usaha ekonomi kreatif. Banyak sekali jenis usaha ekraf yang mendukung pariwisata, mulai dari fashion, kuliner, kerajinan tangan, dan lain sebagainya,” katanya.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Bidang SDP, Ekraf, dan Kelembagaan Disbudpar Babel, Widyastuti juga berharap akan ada kegiatan-kegiatan keekrafan lainnya di Bangka Belitung.

“Memang ini bimtek ekraf yang pertama. Tentu saja kita berharap akab ada lagi kegiatan-kegiatan ekraf lainnya untuk mendukung dan mengembangkan para pelaku ekraf di daerah kita,” kata Widya.

Pada bimtek ini, para peserta tidak hanya mendapatkan materi secara teori, tapu juga mendapatkan bimbingan praktek langsung oleh pihak Shopee tentang bagaimana cara meregistrasi produk/jasanya di situs belanja online Shopee.

 

Penulis : Ernawati Arif (Pranata Humas)

Foto      : Ernawati Arif