Batu Baginde

 
Batu Baginde adalah tempat wisata alam yang membuktikan Belitung tidak selalu mengandalkan tempat wisata pantai. Terletak di Belitung bagian selatan, tepatnya di Desa Padang Kandis, Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung. Bagi wisatawan yang memiliki rencana travelling ke Pulau Belitung, cobalah untuk mengunjungi Batu Baginde. Mungkin namanya masih agak asing di telinga. Batu raksasa yang dikenal sebagai Batu Baginde ini adalah sebuah daya tarik wisata yang dibentu alami oleh alam berupa sepasang batu granit yang sangat besar dan memiliki ketinggian 250 meter.
 
Dua buah batu yang menjulang tinggi dan saling berhadapan ini oleh masyarakat setempat biasa dijuluki Batu Laki dan Batu Bini. Disebut batu laki karena salah satu batunya berbentuk lonjong dan tajam. Sedangkan batu yang bisa kita naiki adalah Batu Bini karena bentuknya yang landai. Bagi anda yang menyukai sedikit tantangan dan tidak takut dengan ketinggian anda boleh mencoba untuk mendaki batu ini.
 
Untuk sampai ke Batu Baginda tersebut wisatawan tidak akan langsung bisa naik ke atas dengan menggunakan mobil atau motor melainkan harus berjalan kaki. Jalan yang dilalui bukan jalan yang sudah diaspal tetapi bukit yang sedikit curam, melewati hutan kecil dan memanjat sela-sela batu yang juga cukup curam, sehingga dibutuhkan kehati-hatian dan tenaga ekstra saat mendakinya. Bagi wisatawan yang mempunyai riwayat asma serta takut ketinggian, tidak disarankan untuk melakukan pendakian.
 
Daya tarik wisata avonturir ini memang memerlukan energi yang cukup bagi yang menjalaninya. Namun, semua rasa lelah akan hilang ketika sampai di puncak. Dari puncak Batu Baginde terhampar perkebunan kelapa sawit yang luas dan laut yang berbatasan langsung dengan selat gaspar membuat siapapun yang berada disana akan berdecak kagum akan keindahannya. Selain keindahan alamnya, Batu Baginde juga menyimpan cerita mistis yang secara turun - menurun berkembang di masyarakat, dimana terdapat dua buah bongkah batu yang berdiameter 1,5 meter yang seolah menempel dan tidak jatuh. Padahal jika dilihat dari kemiringannya yang sangat curam batu tersebut seharusnya sudah jatuh, sehingga dianggap penduduk setempat sebagai tempat yang memiliki nuansa magis yang kental dan dihubungkan dengan legenda asal mula terjadinya Pulau Belitung. Batu Baginde ini juga menjadi bagian dari Geopark Pulau Belitung.
 
 
Berjarak sekitar 70 kilometer atau sekitar 1 jam perjalanan dari pusat kota Tanjung Pandan, anda dapat menikmati keindahan pulau Belitung dengan cara yang berbeda di sini. Keseruan tersendiri akan dirasakan saat pendakian, dan ketika mencapai puncak rasa puas akan terasa, karena dapat menaklukkan rintangan pendakian. Transportasi yang di sarankan menuju kawasan sebelum pendakian adalah menggunakan mobil, karena lamanya diperjalanan dan agar tidak kelelahan.  Pilihan terbaik adalah dengan mengendarai mobil yang bisa wisatawan sewa dengan bantuan hotel tempat menginap atau bisa langsung menghubungi tempat sewa mobil yang  mudah ditemukan di Kota Tanjungpandan.
 
Batu Baginde cocok sekali bagi wisatawan yang berjiwa petualang dan menyukai tantangan. Masih di sekitar Desa Membalong, tepatnya di Desa Perpat juga terdapat Goa Nek Santen yang dihuni oleh kelelawar yang jumlahnya sangat banyak, goa ini dikelilingi oleh hutan yang menambah daya tarik wisata alam Batu Baginde.

Penulis: Jenny Rizal
Editor: Rusni
Photo: Edi Furma

Destinasi Lainnya

Bangka Belitung, Culinary
Kota Pangkalpinang, Culture and Arts
Beach/Marine, Kabupaten Bangka Tengah
Beach/Marine, Kabupaten Belitung
Beach/Marine, Kabupaten Bangka Barat

Destinasi Terkait

Nature, Kabupaten Belitung
Nature, Kabupaten Belitung
Nature, Kabupaten Belitung, Special Interest
Nature, Beach/Marine, Culture and Arts, Kabupaten Belitung
Bangka Belitung, Nature, Culinary, Kabupaten Belitung, Kabupaten Belitung Timur