Bimbingan Teknis Penyuluh Pengembangan Sadar Wisata dan Potensi Masyarakat Destinasi Pariwisata

PANGKALPINANG – “Suatu saat, pariwisata Bangka Belitung tidak kalah dengan pariwisata Bali.” Salah satu kalimat yang dituturkan oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kepulauan Bangka Belitung K. A Tajuddin dalam sambutannya pada acara pembukaan kegiatan Bimbingan teknis Penyuluh Pengembangan Sadar Wisata dan Potensi Masyarakat Destinasi Pariwisata. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata Republik Indonesia berkoordinasi dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini dibuka secara resmi di Hotel Puncak Pangkalpinang Rabu 2 September 2015. Kegiatan yang diselenggarakan selama 2 (dua) hari dari tanggal 2-3 September 2015 ini melibatkan para pelaku pariwisata yang berperan sebagai penyuluh bidang pariwisata. Dalam sambutannya Tajuddin memaparkan bahwa kunjungan wisatawan ke Bangka Belitung dari tahun ke tahun semakin meningkat. Diawali pada tahun 2007 digaungkannya pariwisata Bangka Belitung dan kemudian diikuti munculnya film Laskar Pelangi pada tahun 2008, yang kedua momentum tersebut memberikan dampak yang luar biasa bagi pariwisata Bangka Belitung. Lebih lanjut Tajuddin menuturkan, “Saat ini kita masih berusaha memaksimalkan dalam pengelolaan sumber daya pariwisata yang kita miliki. Dengan harapan, keberhasilan pariwisata ini akan berdampak besar bagi perekonomian Bangka Belitung.”

Kegiatan Bimbingan teknis Penyuluh Pengembangan Sadar Wisata dan Potensi Masyarakat Destinasi Pariwisata ini melibatkan para pelaku pariwisata yang berperan sebagai penyuluh pariwisata. Dengan memiliki penyuluh pariwisata yang handal diharapkan dapat menjembatani keyakinan-keyakinan yang dimiliki oleh pemerintah bahwasanya Bangka Belitung mampu memantapkan pariwisatanya melalui berbagai pengelolaan dan pembenahan sumber atau pun aset kepariwisataan yang dimiliki secara maksimal, kepada masyarakat.

Abdul Kohar Rifai seorang Master Trainer selaku narasumber pada kegiatan ini menegaskan bahwa pentingnya menciptakan keadaan dari nilai-nilai Sapta Pesona. Dengan tercapainya ketujuh nilai-nilai Sapta Pesona tersebut sama halnya dengan memantapkan segala aspek sumber daya pariwisata yang menjadi pondasi dalam memajukan pariwisata Bangka Belitung.

Fotografer : Ernawati Arif, S.Sos.

Editor : Achmad Mustiar, S.ST.

Sumber: 
Humas Disbudpar Prov. Kep. Babel