Disbudpar Babel Kenalkan Potensi Pariwisata Bangka Belitung pada Rapimnas PPMI IV

Pangkalpinang angkalpinang - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Disbudpar Babel) kenalkan potensi pariwisata Bangka Belitung di depan para peserta Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Perhimpunan Pers Mahasiswa Indonesia (PPMI) IV.

Kepala Disbudpar Babel diwakili Kepala Seksi Daya Tarik Wisata, Yuliarsyah menjelaskan bahwa alam dan budaya menjadi potensi utama pariwisata Bangka Belitung.

“Di Bangka Belitung ini potensi pariwisatanya adalah alam dan budaya. Kalau alamnya sudah banyak sekali terekspos melalui media, terutama nasional. Budaya juga sudah tentu, karena budaya adalah salah satu identitas kepariwisataan Bangka Belitung,” jelas Yuliarsyah saat memberikan paparan di Aula Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Bangka Belitung, Pangkalpinang, Kamis (4/4/2019). 

Pria yang biasa disapa Caca ini juga menambahkan bahwa ada beberapa produk wisata yang dikembangkan di Bangka Belitung.

“Dari dua potensi utama tadi ditambah buatan, ada beberapa produk wisata yang dikembangkan di Bangka Belitung, seperti marine tourism, eco tourism, adventure tourism, heritage, culinary, sport tourism, bahkan integrated area tourism,” jelasnya.

Disamping itu Caca juga menyampaikan kedudukan kepariwisataan Bangka Belitung secara nasional.

“Secara nasional, kepariwisataan Bangka Belitung juga cukup strategis. Kita termasuk salah satu dari 10 Destinasi Pariwisata Prioritas Indonesia, kita juga sudah ada KEK Tanjung Kelayang di Belitung, bandara Depati Amir juga sudah disahkan oleh Bapak Jokowi beberapa waktu yang lalu,” kata Caca.

Caca juga mangatakan bahwa saat ini Bangka Belitung terus menjalani proses pengembangan kepariwisataannya.

“Selain capaian-capaian yang sudah ada, kita tentu saja terap menjalani proses pengembangan kepariwisataan Bangka Belitung. Seperti yang saat ini masih dalam proses, KEK Tanjung Gunung di Bangka Tengah dan KEK Lintas Timur, Bangka. Ini merupakan upaya yang kita lakukan guna meningkatkan kunjungan wisatawan ke Bangka Belitung,” ujarnya.

Sebelum menutup Caca juga berpendapat bahwa pers mahasiswa juga memiliki peran dalam mempromosikan kepariwisataan daerah.

“Menurut saya, Pers mahasiswa ini penting. Mereka bisa membantu pemerintah dalam rangka mempromosikan kepariwisataan daerah,” Tutup Caca.

 

Penulis: Ernawati Arif

Foto: Ernawati Arif