Festival Serumpun Sebalai 2017 Ciptakan Hasil Karya Kreatif Yang Ditunggu-tunggu Masyarakat

Acara pembukaan Festival Serumpun Sebalai 2017, Alun-alun Taman Merdeka, Pangkalpinang, Sabtu (22/7/2017)

Pangkalpinang – Agenda rutin seni budaya (tari) Festival Serumpun Sebalai kembali diselenggarakan. Perhelatan ke-13 tahun 2017 ini mengambil tema “Pengembangan Kreativitas Tarian Pada Proses Adat Masyarakat Daerah Berbasis Seni Kerakyatan”. Rivai, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Disbudpar Babel) dalam sambutannya mewakili Gubernur Babel mengatakan bahwa dengan tema tersebut diharapkan agar adat-adat masyarakat yang ada dapat menjadi sumber kreatifias bagi seniman setempat dalam menciptakan karya-karya baru yang dapat menghibur masyarakat.

“Dengan tema ini saya mengharapkan adat-adat masyarakat yang ada di sekitar seniman setempat dapat digali dan diaktualisasikan melalui tarian dengan karya garapan baru yang penuh kreativitas dan menarik dengan berpijak pada kesenian tradisional yang ada sehingga tiap tahun masyarakat yang haus akan hiburan menunggu karya baru seniman Bangka Belitung untuk ditampilkan pada festival ini. Pada akhirnya apresiasi masyarakat terhadap kesenian tradisional dari tahun ke tahun terus meningkat,” kata Rivai saat acara pembukaan di Alun-alun Taman Merdeka, Sabtu (22/7/2017).

“Festival ini saya anggap sangat penting dalam rangka silahturahmi dan sekaligus menunjukkan komitmen kita bersama dalam mengembangkan dan memanfaatkan kesenian tradisional daerah Kepulauan Bangka Belitung ditengah arus globalisasi dan menguatnya pengaruh budaya pop luar negeri terhadap apresiasi masyarakat akan kesenian tradisional,” lanjut Rivai.

Selain itu, tambah Rivai, festival ini perlu untuk lebih ditingkatkan lagi baik dari segi kualitas dan skala penyelenggaraannya. Sehingga momentum ini dapat dimanfaatkan sebagai daya tarik wisata, baik bagi wisatawan nusantara mau pun mancanegara untuk berkunjung ke Bangka Belitung.

Tercatat sebanyak 18 peserta yang lolos di kabupaten/kota Se-Provinsi Kepulauan Babel, ikut berkompetisi dalam festival ini. Juara Umum akan mewakili Provinsi Kepulauan Babel pada “Parade Tari Nusantara 2017” tingkat nasional di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, pada tanggal 19-20 Agustus mendatang.

Zuardi, Kepala Bidang Pengembangan Kebudayaan Disbudpar Babel menjelaskan beberapa poin penting dalam penilai para juri, antara lain penataan tari, penataan musik/iringan, penataan rias dan busana, serta penampilan umum/penyajian yang meliputi keutuhan garapan, kesinambungan, keserasian, intensitas kedaerahan, dan kesesuaian tema/komunikatif.

Para juri yang berperan memberikan penilaian pada festival ini berasal dari unsur akademisi, pakar seni tari/musik, pakar tari/tata rias busana tari, dan TMII. Selain Juara Umum, juga terdapat beberapa pemenang dengan kategori tertentu, yakni Penyaji Unggulan, Penata Tari Terbaik, Penata Musik Terbaik, serta Penata Rias dan Busana Terbaik.

Berikut nama-nama pemenang Festival Serumpun Sebalai 2017 (Sabtu-Minggu/22-23 Juli 2017):

  • 5 Penyaji Unggulan (non ranking):

- Sanggar Rebang Emas, Kabupaten Bangka

- Sanggar Lawang Budaya, Kabupaten Bangka

- Sanggar Dharma Habangka, Kabupaten Bangka Selatan

- Sanggar Gonk Productions, Kota Pangkalpinang

- Sanggar Astari, Kota Pangkalpinang

 

  • Penata tari Terbaik

Sanggar Astari, Kota pangkalpinang

 

  • Penata Musik Terbaik

Sanggar Astari, Kota Pangkalpinang

 

  • Penata Rias dan Busana Terbaik

Sanggar Gonk Productions, Kota Pangkalpinang.

           

  • Juara Umum

Sanggar Astari, Kota Pangkalpinang

 

 

Penulis                   : Ernawati Arif

Editor                     : Yuliarsih

Updater                  : Rafiq Elzan

Dokumentasi          : Rafiq Elzan

Sumber: 
Disbudpar Prov. Kep. Babel