Hutan Wisata Mangrove Munjang

Photo: Hamdani
Hutan Mangrove di Kurau Barat sangatlah penting guna menghindari pengikisan yang terjadi akibat air laut. Selain itu juga bermanfaat untuk menahan ombak yang tinggi dan juga menghalangi tiupan angin yang kencang dari laut menuju ke darat. Hutan Mangrove di Kurau memiliki luas 213 Ha dan lahan yang telah dikelola sebanyak 30%. Hutan Mangrove telah di resmikan sebagai Ekowisata Mangrove Munjang pada 27 Juli 2017 oleh Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman Djohan. Berjarak sekitar 20 Km dari pusat Kota Pangkalpinang, kawasan ini terletak di sebelah kiri jalan raya sebelum SPBU Desa Kurau.
 
Photo: Hamdani
Untuk menikmati daya tarik kawasan Hutan Mangrove, anda bisa berjalan kaki sejauh 300 meter atau bisa menggunakan speed boat dengan jarak tempuh 1,5 Km. Di sepanjang jalan anda dapat menikmati keasrian Hutan Mangrove dengan berjalan kaki, namun agak sedikit becek atau anda juga bisa menggunakan speed boat. Untuk  speed boat sendiri dikenakan biaya  Rp. 5000 per orang dan gratis untuk anak-anak usia dibawah 8 tahun. Jadi, untuk biaya pergi dan pulangnya dikenakan biaya 10.000. Disini juga tersedia tambak pengembangbiakan udang dan kepiting. Anda bisa langsung menikmati kepiting dan udang  yang masih segar dengan cara memesan ke pihak pengelola terlebih dahulu. Per porsinya dijual seharga Rp. 75.000, dengan menu kepiting + udang + sayuran dan ditambah dengan minuman es kelapa muda.
 
Photo: Hamdani
Bagi anda yang suka selfie disini juga tersedia banyak spot untuk berswafoto seperti di rumah pohon. Namun anda harus berhati-hati dalam melangkah, karena anda harus naik cukup tinggi untuk berada diatas rumah pohon. Dari atas rumah pohon anda dapat menikmati pemandangan di sekeliling Hutan Mangrove yang begitu hijau. Bagi anda yang menyukai tantangan disini juga tersedia permainan Flying Bridge, yaitu permainan menyeberangi sebuah jembatan yang terbuat dari  tatakan balok kayu yang disusun melintang dengan jarak tertentu dan digantung dengan seutas tali.
Photo: Hamdani
Anda juga bisa berselfie diatas jembatan. Disini juga banyak sekali papan slogan dengan tulisan tulisan meme seperti kawasan bahagia, kapan nikah, lorong ilmu, hatiku boleh hancur mangroveku jangan, stop menebang hutan mangrove, 2 anak cukup 2 istri bangkrut, dll. Kedepan, di Hutan Mangrove akan dibangun Restoran di depan laut dan Hotel Mengapung. Saat ini Hutan Mangrove  dikelola oleh Pak Yasir dan kelompok masyarakat Generasi Pemuda Pencinta Alam.
 
Photo: Lastriazi Zizi

Penulis: Clara Iffalesselota
Editor: Rusni B
Photo: Hamdani KOPER UBB, Lastriazi KOPER UBB
 

Destinasi Lainnya

Bangka Belitung, Culinary
Kota Pangkalpinang, Culture and Arts
Beach/Marine, Kabupaten Bangka Tengah
Beach/Marine, Kabupaten Bangka Barat
Nature, Kota Pangkalpinang, Culture and Arts

Destinasi Terkait

Nature, Kabupaten Bangka Tengah
Nature, Kabupaten Bangka Tengah
Nature, Culture and Arts, Kabupaten Bangka Tengah
Nature, Kabupaten Bangka Tengah
Nature, Kabupaten Bangka Tengah