Kemenpar Kembali Dirombak

visitbangkabelitung.com – Struktur organisasi Kementerian Pariwisata RI kembali dirombak. Perombakan dilakukan dengan melantik 4 pejabat Eselon I, 11 pejabat Eselon II, 316 pejabat eselon III dan IV, serta pejabat di lingkungan Badan Pelaksana Otorita Danau Toba dan Badan Pelaksana Otorita Borobudur, di Kemenpar RI, Kamis (4/1) lalu.

Dikutip dari siaran pers, Menpar Arief Yahya menjelaskan bahwa struktur organisasi lama masih dominan menggunakan dimensi fungsi (functional structure), sedangkan dalam organisasi baru menggunakan dimensi customer sebagai primary dimension.

“Pada hakekatnya Kemenpar adalah kementerian pemasaran. Tugasnya adalah memasarkan produk destinasi wisata untuk mendatangkan 20 juta wisman, bukan sekedar menjalankan aktivitas rutin kepemerintahan,” kata Arief.

Menurut Menpar, Kemenpar tidak jauh berbeda dengan perusahaan yang mempunyai target tahunan dan omset, yakni jumlah devisa wisman yang dihasilkan setiap tahun.

Kemenpar menjadi lebih fokus pada wisatawan dan diharapkan akan lebih sensitif dalam memahami kebutuhan wisatawan, serta lebih adaptif menciptakan produk-produk wisata untuk memenuhi kebutuhan wisatawan.

“Pada hakekatnya bisnis pariwisata adalah bisnis pengalaman (experience), maka dengan struktur organisasi baru kita harus mampu menciptakan extra ordinary experience kepada wisatawan,” tutur Menpar.

Struktur baru Kemenpar, lanjut Menpar, cukup compact yang terdiri dari 4 Deputi, yakni Deputi Pengembangan Pemasaran Zona I, Deputi Pengembangan Pemasaran Zona II, Deputi Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata, dan Deputi Bidang Industri dan Kelembagaan Pariwisata.

Struktur Deputi Pengembangan Pemasaran disusun dengan menempatkan dimensi area sebagai primary dimension (area – based structure) mewakili originasi wisatawan atau customer yang terbagi dalam 2 kelompok besar area, yakni Zona I terdiri dari Indonesia, ASEAN, Australia, Oceania dan Zona II meliputi Asia, Afrika, Amerika, dan Eropa.

Deputi Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata meliputi 3 area kerja, antara lain Regional I untuk wilayah barat, Regionla II wilayah tengah, dan Regional III wilayah timur Indonesia. disamping itu, deputi ini juga bertanggung jawab mengembangkan investasi pariwisata dan mengembangkan infrastruktur/ekosistem kepariwisataan.

Menpar menegaskan dibutuhkan tim yang solid. Untuk itu para pejabat yang baru dilantik merupakan tim yang bekerja dalam satu kesatuan dalam rangka mencapai target dan indikator kinerja utama yang jelas dan terukur, baik secara kualitatif mau pun kuantitatif.

 

Penulis  : Ernawati Arif (Prahum Disbudpar babel)

Sumber : indonesiatouristnews.com

Updater : Rafiq Elzan 

Foto       : El John News