Minyak Serai

Bahasa Indonesia/ English
 
Jika anda berlibur ke Pulau Belitung sempatkanlah untuk mengunjungi Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Belitung Timur, karena selain ada banyak profil wisata yang bisa dilihat, disana juga bisa bisa diperoleh minyak serai  yang dibuat secara tradisional.
 
Minyak Serai baik digunakan untuk wisatawan yang masuk angin atau mengalami perut kembung saat  dalam perjalanan atau sedang bepergian. Aroma Minyak Serai juga dapat digunakan untuk mengusir nyamuk serta gangguan serangga lainnya. Minyak Serai di sini di buat dari tumbuhan serai (Cymbopogon citratus) yang diproses melalui penyulingan tradisional, yaitu dengan menggunakan tungku api dan kayu bakar.
 
Minyak Serai ini diproduksi dan dipasarkan secara tradisional oleh Bapak Khusnul Yakin yang sehari-harinya bekerja sebagai petugas Pemadam Kebakaran, Satpol PP pada Pemerintah Kabupaten Belitung Timur. Selain berjualan minyak, ia juga menawarkan jasa pijat refleksi yang biasa dilakukannya di kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Belitung Timur. Bagi wisatawan yang tertarik, dapat menemui beliau di kantor tersebut, atau jika sedang tidak ada di tempat, wisatawan dapat meminta kepada pegawai Disbudpar yang bertugas untuk menghubungi beliau.
 
Pijat refleksi ini biasa dilakukan di Ruang Budaya yang memang disediakan sebagai gerai budaya serta atraksi lain seperti Batu Berputar yang juga dibawa oleh Bapak Khusnul. Ia juga menggunakan minyak serai ini ketika memijat pasien. Rasa hangat yang keluar dipadu dengan pijatan jemari Khusnul, dapat membuat pasien merasa lebih segar dan bugar. Harga Minyak Serai yang ditawarkan oleh Khusnul cukup terjangkau, yaitu antara 10 ribu hingga 20 ribuan rupiah.

 
If you visit Belitung Island had a litlle of your time to visit Culture and Tourism Office of East Belitung regency, besides there are many tourist attractions can be seen, there can be obtained Lemon grass oil made traditionally.
 
Lemon grass oil is good to use by tourists who get cold or flatulence during trip or traveling. Its aroma can be used to repel mosquito and disorder other insects. Its made of lemon grass (Cymbopogon citratus)  plants that was processed through traditional distilling,using fire stove and firewood.  
                                                                                                                                                                                                      
This oil is produced and marketed traditionally by Khusnul Yakin, a firefighter at Public Order Office (Satpol PP) of East Belitung regency. Besides selling oil , he’s also offering reflection massage service, he’s usually doing it at Culture and Tourism Office, East Belitung regency. For tourist who are interested in it, they can meet him in his office, or if he’s not there, tourist can ask Culture and Tourism officer to contact him.
 
Usually this massage is done in culture room that provided as culture outlets and other atraction like Batu Berputar that it taken by Khusnul. He’s using this oil to massage. The warm coming out from his fingers, can make patients feel more fresh and fit. price this oil between 10-20 thousand rupiah.

Penulis :Risnawati
Translator: Rita Eviyanti
Editor: Yuliarsih (Bahasa Indonesia),/ Rosy Handayani (English)
Photo: Rusni

Destinasi Lainnya

Bangka Belitung, Culinary
Kota Pangkalpinang, Culture and Arts
Beach/Marine, Kabupaten Bangka Tengah
Beach/Marine, Kabupaten Bangka Barat
Nature, Kota Pangkalpinang, Culture and Arts

Destinasi Terkait

Special Interest, Kabupaten Belitung Timur
Special Interest, Kabupaten Belitung Timur
Bangka Belitung, Kabupaten Belitung, Kabupaten Bangka Tengah, Special Interest, Kabupaten Belitung Timur
Culture and Arts, Special Interest, Kabupaten Belitung Timur