Ngeremis

 
Bahasa Indonesia/ English
 
Remis atau Keremis adalah hewan laut mirip kerang, berbentuk kecil bercangkang berwarna warni. Cangkangnya ada yang bergerigi, ada pula yang mulus licin dengan warna- warni indah seperti putih, pink, ungu, kuning, bercorak dan banyak lagi. Ukuran cangkang yang bisa dipanen hanya sebesar kuku jempol kaki dan selebar kuku kelingking orang dewasa untuk ukuran yang paling kecil. Remis biasa terdapat di antara pasir pantai yang basah oleh ombak  laut. Akan sulit mendapatkannya jika mencari di pasir kering ataupun di pasir yang terendam air laut.
 
Ngeremis atau mencari Keremis termasuk gampang- gampang susah.  Terasa sulit karena berada di lokasi tertentu, juga harus mengorek pasir basah di tempat yang tepat. Bagi yang berpengalaman, hanya dengan melihat “mata” Keremis tersebut, maka akan  mudah mengumpulkan cangkang demi cangkangnya. Kegiatan ini juga menjadi rekreasi yang murah meriah bahkan gratis, karena siapa saja bisa melakukannya tanpa perlu alat khusus. Masyarakat Bangka Belitung biasa Ngeremis bermodalkan papan kecil atau piring plastik kecil sebagai alat untuk mengeruk pasir atau bisa juga hanya menggunakan tangan saja. Remis-remis tadi kemudian dikumpulkan di dalam mangkok besar atau kantong plastik.
 
Kegiatan Ngeremis bisa dilakukan kapan saja, tetapi umumnya dilakukan pada sore hari ketika matahari sudah mulai teduh dan air laut surut atau saat memasuki musim penghujung angin barat. Bagi sebagian Masyarakat Bangka Belitung, Ngeremis bisa menjadi mata pencaharian sampingan yang menghasilkan uang, karena jika mendapat banyak remis  bisa dijual di pasar ataupun ditawarkan dari rumah ke rumah. Sebagian masyarakat melakukannya karena hobi atau hanya sekedar mengisi waktu sore sambil menikmati sunset di tepi pantai.
 
Wisatawan yang tertarik dengan Ngeremis ini dapat langsung berbaur dengan masyarakat lokal untuk mencoba mencari “mata” remis dan mulai berburu remis. Keasyikan mencari apalagi mendapatkan banyak hasil, membuat orang lupa waktu dan tidak ingin beranjak dari tempat pencariannya.
Mengolah remis tidaklah sulit, cukup dicuci bersih, kemudian direbus dengan sedikit air, dibumbui  dengan serai dan sedikit garam, tunggu hingga mendidih dan cangkangnya terbuka. Remis siap disantap langsung atau bisa juga sebagai campuran sayur. Air rebusannya bisa juga dipakai sebagai kuah kaldu tumisan sayur ataupun sebagai kuah Bakwan Bangka.

Remis or Keremis is sea animal looks like mussels with small and colorful shells. Some has jagged shells, some has smooth slick with beautiful colors like white, pink, purple, yellow, with pattern and more. The specific size of remis that are ready to be harvested are as big as the great toe and as wide as the little nail of the adults for the smallest size. Remis are commonly found in wet sand beach. It is rarely found on the dry sand beach or sand in the sea water.
 
Looking for Keremis is passable easy. It looks difficult because it is in a certain location and you have to scrape the wet sand in the right place. For the experts, it is easy to collect Keremis only by looking for the "eye" of the keremis. This activity is an affordable recreation even free cost, because everyone are able to do it without special tools. Bangka Belitung people usually  do Ngeremis using small boards or small plastic plates or just using hands as tool to scrape sand. Remis (mussels/scallops) are then collected in a large bowl or plastic bag.
 
People can do this activity anytime, but generally they do it in the afternoon when the day is already shady or when the water is in its lowest or when the west wind season comes. For some Bangka Belitung people, Ngeremis can be a side income, because if they get many remis/mussels they can sell it to the market or offer it from house to house. Some people do ngeremis because it is their hobby or  just spending their time while enjoying sunset on the beach. Tourists who are interested to do Ngeremis (look for Remis) can directly join local people to try finding the "eyes" of the mussels and start hunting it. The excitement to look for mussels, moreover when you can collect many of them, will make you forget the time and do not want to leave the location.
 
Processing remis/ mussels is so easy. Just wash them then boil with a little water, season with lemongrass and a little salt, wait until it boils and the shell open. Boiled water can be used as broth or as the sauce of Bakwan Bangka (kind of snack from Bangka).

Penulis : Risnawati/ Anton
Translator: Rita Eviyanti
Editor: Yuliarsih (Bahasa Indonesia) / Rosy Handayani (Eng.)
Photo: Risnawati

Destinasi Lainnya

Bangka Belitung, Culinary
Kota Pangkalpinang, Culture and Arts
Beach/Marine, Kabupaten Bangka Tengah
Beach/Marine, Kabupaten Belitung
Beach/Marine, Kabupaten Bangka Barat