Pantai Penyabong

 
Pulau Belitung mempunyai banyak sekali daya tarik wisata pantai yang mempesona. Bukan hanya Pantai Tanjung Tinggi dan Tanjung Kelayang saja, tetapi ada juga Pantai Penyabong, salah satu pantai yang mempunyai daya tarik wisata.
 
Nama “penyabong” sendiri menurut cerita warga setempat dikarenakan adanya gugusan bebatuan granit besar yang memanjang dan menyambung satu sama lain dengan batu granit lainnya. Makna kata penyabong sama halnya dengan menyambung.
 
Untuk mengunjungi pantai ini anda harus melakukan perjalanan ke arah Membalong, tepatnya ke Desa Padang Kandis, Dusun Batu Lubang. Jaraknya sekitar 79 Km atau sekitar 1.5 jam kalau menggunakan kendaraan roda empat dari Tanjung Pandan. Meskipun cukup jauh, jalan yang mulus dan relatif sepi serta pemandangan yang asri akan membuat perjalanan anda terasa pendek dan nyaman. Selain itu, wisatawan juga dapat menikmati pemandangan perkebunan warga yang masih tradisional yang menyejukan mata. Sebelum sampai di Pantai Penyabong, anda akan menjumpai 2 buah batu granit berukuran raksasa dan menjulang tinggi di atas bukit nampak menyeruak dari balik hutan lebat. Nama batu itu adalah Batu Beginde. Konon, dari batu itulah asal mula terjadinya Pulau Belitung.
 
Pantai Penyabong belum seramai pantai lain di Belitung. Sepinya pantai ini karena letaknya yang lumayan jauh dari kota Tanjungpandan dan lokasinya yang agak terpencil. Jalan menuju lokasi pantai juga cukup kecil hanya muat untuk 2 buah mobil. Sehingga wisatawan diharapkan berhati-hati dalam mengendarai kendaraan, terutama memperhatikan laju kendaraan saat melintasi jalan di Membalong ini.
 
Pantai Penyabong Belitung memiliki keunikan tersendiri karena ditempat ini ada beberapa teluk dan masing masing teluk mempunyai karakteristik yang berbeda baik bentuk maupun warna pasir pantainya. Ombak pantai di sini berbeda dari kebanyakan panai di Pulau Belitung, karena lebih besar daripada pantai lainnya. Pantai Penyabong memiliki keindahan yang mempesona, dengan pasir putih dan bebatuan granitnya sungguh tak kalah dengan pantai lainnya. Selain itu pepohonan di Pantai Penyabong juga sangat rindang. Sehingga anda akan merasa sejuk berada di pantai ini. Gundukan batu granit raksasa yang menyembul di permukaan air laut pantai terlihat laksana Ikan Paus terdampar. Begitu besarnya batu-batu granit di Pantai Penyabong ini, anda akan terlihat kecil dari kejauhan dan anda seolah-olah berdiri diatas punggung Ikan Paus raksasa.
 
Beberapa fasilitas umum sudah tersedia di pantai ini. Dengan kondisi yang masih sederhana pastinya. Ada toilet serta tempat bilas dan sebuah mushala yang terbuat dari papan sehingga bagi yang muslim tetap bisa menjalankan ibadah shalat. Jika kelaparan anda juga tidak perlu khawatir karena di sini juga berjejer warung-warung sederhana yang menjajakan makanan ringan, air kelapa muda dan tidak ketinggalan warung makan seafood. Meskipun begitu, tidak setiap hari warung-warung makan ini buka, sehingga akan lebih baik jika membawa bekal sendiri ke pantai ini saat berkunjung bukan di akhir pekan ataupun libur panjang lainnya. Wisatawan dapat santai menikmati suasana pantai dengan nyaman, pada saat weekend dan libur panjang. Masyarakat sekitar bahkan dari kabupaten Belitung Timurpun ada yang menyempatkan diri mengunjungi pantai ini bersama keluarga maupun teman-teman.
 
 

Penulis: Jenny Rizal
Editor: Rusni
Poto: Rusni, Pusdatin Kempar 2010

Destinasi Lainnya

Bangka Belitung, Culinary
Kota Pangkalpinang, Culture and Arts
Beach/Marine, Kabupaten Bangka Tengah
Beach/Marine, Kabupaten Bangka Barat
Nature, Kota Pangkalpinang, Culture and Arts

Destinasi Terkait

Nature, Kabupaten Belitung
Nature, Kabupaten Belitung
Nature, Kabupaten Belitung, Special Interest
Nature, Beach/Marine, Culture and Arts, Kabupaten Belitung
Bangka Belitung, Nature, Culinary, Kabupaten Belitung, Kabupaten Belitung Timur