Pantai Romodong

 
Bahasa Indonesia/English
Pantai Romodong terletak di Desa Romodong, Kelurahan Bukit Ketok, sebelah utara Pulau Bangka, Kota Belinyu, Kabupaten Bangka. Jarak menuju pantai ini ± 15 km dari pusat kota Belinyu menggunakan kendaraan bermotor.
Keunikan pantai ini yaitu adanya batu granit yang menjulang tinggi membentuk gerbang atau gapura sebelum memasuki lokasi pantainya. Sebelum mencapai gerbang batu granit tersebut, di sebelah kanan, kita dapat melihat batu granit besar yang berbentuk mirip katak atau kodok raksasa, sehingga batu tersebut dinamakan batu kodok. Sekitar tahun 90 an, pantai ini dikelola oleh swasta dan dibangun penginapan sebagai tempat rekreasi bagi turis baik nusantara maupun mancanegara. Namun sekarang bangunan – bangunan tersebut sudah roboh dan tinggal puing puing nya saja.
 
Gerbang Romodong
 
Akan tetapi, hingga saat inipun, ada banyak aktifitas yang dapat dilakukan di pantai ini, salah satunya adalah ngelokan. Ngelokan adalah istilah yang digunakan oleh warga setempat untuk aktifitas mencari kerang besar yang dinamai lokan. Bentuknya seperti kerang, hanya saja cangkangnya licin dan berwarna agak kehijauan. Cara mencari lokan ini cukup unik, yaitu dengan menggunakan kayu yang dibuat seperti ketapel dan diujungnya dipasangi besi, kemudian besi tersebut dicakarkan kepasir dan berjalan mundur sejauh 10 – 20 meter. Lokan – lokan tersebut biasanya berada dikedalaman 10 cm, sehingga pada saat cakar tersebut melewati posisi lokan tersebut, akan terlihat atau terangkat sendiri dari pasir tersebut. Sayangnya, aktifitas ini tidak dapat dilakukan setiap hari, karena jenis hewan ini ada musimnya.
 
Jika tidak tertarik untuk ngelokan atau sedang tidak musimnya, wisatawan dapat menikmati kejernihan air lautnya atau menyusuri garis pantai ke arah barat. Di sebelah barat pantai ini terdapat pemandangan yang hijau dan asri dengan jejeran pepohonan pinus dan tanaman rumput sebagai alas nya serta bebatuan yang terhampar di pantai dengan bentuk bentuk yang sangat unik.
Atau barangkali ingin menikmati hangatnya air laut yang jernih, di pantai ini ombaknya sangat tenang dan pantainya landai, sehingga aman bagi wisatawan yang ingin berenang dan membawa anak kecil untuk berlarian dipinggir pantai. Tetapi kita harus berhati hati ketika memilih lokasi untuk berenang, karena banyak pula batu batu granit yang tersebar dilaut dan ada beberapa tersembul yang dari permukaan laut. Batu ini kebanyakan ditempeli hewan yang dinamai teritip, hewan laut ini dapat dimakan, diambil dengan cara menutuk pelan kulitnya hingga terlihat isi teritipnya. Jika isi teritip ini sudah diambil, yang tertinggal hanyalah cangkangnya dengan pinggiran yang tajam dan dapat melukai kulit jika terinjak. Keunikan lain dari pantai ini adalah pasirnya yang keras sehingga kita dapat menyusurinya dengan menggunakan kendaraan dari ujung pantai hingga ujung lainnya tanpa khawatir terjatuh atau terperosok ke dalam pasir.

 
Situated in Romodong village, Bangka regency, this beach is only about fifteen kilometers from the downtown of Belinyu by motorcycle.
The uniqueness of the beach on the northern part of Bangka Island is its towering up granite boulder as an entrance gate. Before that, there is also a frog-like granite boulder named by the local as frog rock on the right side of the road. This beach was once managed by a private company which built hotel for national or international tourists. Unfortunately, the buildings had been abandoned and collapsed leaving the remains behind.
 
Many ways are possible to enjoy this beach. Ngelokan is one among many. It’s a term used by the local to refer to an activity to look for edible bivalve called lokan – a type of clam with greenish shells. It’s quite unique activity. What you need is a Y-shaped stick with a metal connecting the prongs. The stick is set in the sand and then dragged while walking backward along ten to twenty meters to take out lokan living ten centimeters under the sand. Unfortunately, you can’t see this every day because lokan is a seasonal shellfish.
 
However, if you aren’t interested with ngelokan or it’s not the time to do it, you can enjoy the crystal-like water or walk along the seashore to the west. The breathtaking scenery of row of evergreen pine trees, grass, and rock scattered on the beach in unique shapes is waiting for you there.
 
Another choice is to enjoy warm clear water of gentle waves and slanting beach. It’s safe for you and your children to swim and play along the seashore. However, beware of choosing the swimming area because granites are also scattered in the sea and some of them stick out from the water. These rocks have barnacles, known as teritip, on them. Teritip is an edible creature taken by slightly knocking on its shell to get it soft body and leaving half of its shell. This remaining sharp shell will wound you if you step on it. Besides enjoying the water, you can also run your vehicle on its solid beach without any worry of being sunken in the sand.

Naskah:Risnawati
Translator: S.A. Sobri
Photos: Edo Martyno; Rusni B

Destinasi Lainnya

Bangka Belitung, Culinary
Kota Pangkalpinang, Culture and Arts
Beach/Marine, Kabupaten Bangka Tengah
Beach/Marine, Kabupaten Bangka Barat
Nature, Kota Pangkalpinang, Culture and Arts

Destinasi Terkait

Nature, Kabupaten Bangka
Nature, Kabupaten Bangka
Nature, Kabupaten Bangka
Nature, Kabupaten Bangka
Nature, Kabupaten Bangka