Partners

MITRA KERJA KAMI

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Disbudpar Babel) sebagai unit kerja Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang menangani urusan-urusan kebudayaan dan pariwisata bekerja bersama masyarakat dan lembaga multi-sektor baik pemerintah maupun swasta. Selain bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di tingkat pemerintah pusat, berbagai instansi pemerintah di tingkat provinsi serta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata serta dinas-dinas lain di tingkat pemerintah kabupaten/kota, Disbudpar babel juga bekerja sama dengan pihak-pihak media, industri, asosiasi, maskapai dan bandara, LSM/NGO, UNDP, sanggar, individu maupun institusi-institusi pendidikan.
 
Dinas dengan nomenklatur serupa yang menangani kebudayaan dan pariwisata di tingkat kabupaten kota di Provinsi kepulauan Bangka Belitung adalah sebagai berikut:
Dalam penyediaan data dan informasi, Disbudpar Babel bekerja sama dengan BPS sebagai penyedia layanan statistik. Disbudpar Babel juga bekerja sama erat dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam teknologi informasi. Selain situs ini, Disbudpar memanfaatkan media sosial daring Facebook sebagai media promosi dan informasi kebudayaan dan pariwisata Kepulauan Bangka Belitung.
 
Di tingkat provinsi, asosiasi kepariwisataan yang sudah terbentuk dan selalu bekerja sama dengan Disbudpar antara lain adalah:
Di samping itu, Disbudpar menjalin kerjasama dengan UNDP melalui Provincial Governance Strengthening Programs (PGSP) dalam menyusun kajian pengembangan destinasi dan desa wisata unggulan yang merupakan bagian dari kerangka pengembangan Sustainable Management Approach for Regional Tourism (SMART).
 
Disbudpar juga bekerjasama dengan lembaga-lembaga pendidikan seperti sekolah-sekolah menengah kejuruan kepariwisataan di Bangka Belitung dalam pengembangan sumber daya manusia. Beberapa universitas di Indonesia juga telah bekerja sama dengan Disbudpar dalam beberapa kegiatan melalui pusat-pusat studi kepariwisataan, seperti P2Par ITB, Puspar UGM, serta Universitas Bangka Belitung.
 
Dalam pelestarian sejarah kepurbakalaan, Disbudpar berhubungan erat dengan banyak lembaga seperti Balai Arkeologi Palembang dan Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Jambi untuk sejarah kepurbakalaan. Sebagaimana diketahui, Di Bangka Belitung terdapat beberapa situs bersejarah nasional yang penting seperti Situs Kota Kapur, Wisma Menumbing dan Wisma Ranggam. Selain itu, Bangka Belitung juga dikenal sebagai tempat ditemukannya ratusan Benda Muatan Kapal tenggelam (BMKT). Salah satu penemuan penting internasional di perairan Bangka Belitung adalah "Belitung Wreck" di Batu Itam, Belitung. Disbudpar juga mendukung penyediaan informasi kebuayaan dan pariwisata kepada museum timah yang dikelola oleh PT Timah.
 
Pelayanan informasi terhadap wisatawan dilakukan bekerjasama dengan Bandara dengan menempatkan mesin anjungan informasi mandiri (AIM) dan gerai Tourist Information Center (TIC) di Terminal Kedatangan Bandara Depati Amir Pangkalpinang (Pulau Bangka) dan Pintu Kedatangan Bandara H.AS Hanandjoeddin Tanjung Pandan (Pulau Belitung)
 
Dalam pengembangan kebudayaan, Disbudpar bekerja bersama para pekerja seni, seniman dan sanggar-sanggar, dewan kesenian, dan lembaga adat. Setiap tahun, Disbudpar menggelar Festival Serumpun Sebalai yang menjadi ajang seleksi pekerja seni di Bangka Belitung dalam seni pertunjukan.
(By:RB)

Artikel Lainnya

13 Jul 2017 | Rusni
10 Jan 2017 | Rusni
31 Dec 2016 | Yuyun Tri Widowati
31 Dec 2016 | Yuyun Tri Widowati

BeritaTerbaru

Informasi Audisi Liga Dangdut Indonesia di Pulau Bangka www.visitbangkabelitung.com – Kota...
Kegiatan Kajian Lagu Daerah Melayu Bangka, Puri 56 Hotel and Resto, Pangkalpinang, Kamis (5/10/2017...