Pemandian Air Panas Tirta Tapta Pemali

 
Bahasa Indonesia/ English
 
Di Desa Pemali, Kabupaten Bangka sekitar 28 kilometer dari ibu kota kabupaten, Sungailiat, terdapat tempat rekreasi pemandian air panas. Kawasan ini disebut Pemandian Tirta Tapta Pemali.
 
Penemuan sumber mata air panas di Pemali terjadi saat masa penjajahan Belanda, ketika perusahaan timah Banka Tinwinning Berdrijf melakukan penambangan di kawasan Pemali. Namun, sumber mata air panas tersebut baru dibangun oleh PT Timah sebagai kawasan rekreasi pada era 1970-an. Saat ini kawasan tersebut dikelola oleh swasta.
 
Sumber mata air panas di Pemali ini mengandung sulfur, namun tidak mengeluarkan bau busuk seperti umumnya sumber mata air panas. Menjadi menarik jika dipahami bahwa di Bangka Belitung tidak ditemukan Gunung Berapi. Biasanya, orang yang datang ke pemandian Air Panas Pemali untuk relaksasi otot serta untuk mendapatkan manfaat kesehatan dari mata air panas alam tersebut.
 
Di kawasan pemandian, selain orang berendam di kolam air panas, juga tersedia arena rekreasi water boom. Tersedia restoran dan beberapa kolam renang dan perahu kayuh serta beberapa arena permainan anak-anak. Selain itu, terdapat sebuah kebun binatang mini yang mengoleksi beberapa hewan langka, termasuk beberapa ekor buaya.
 
Masih di Desa Pemali ini juga, terdapat sebuah kolong (danau) yang merupakan bekas kolong penggalian timah yang kedalamannya puluhan meter, yang airnya sudah dapat dimanfaatkan sebagai air baku. Tidak jauh dari kawasan pemandian, juga terdapat lokasi penambangan timah aktif oleh PT Timah yang dapat dilihat, namun harus dengan izin terlebih dahulu.  Sumber mata air panas pemali, Kolong Pemali dan Tambang Pemali juga menjadi bagian dari Trek geowisata Bangka Belitung yang terletak pada jalur granit dan jalur timah Asia Tenggara.
--
Tanda Masuk:
Dewasa: IDR. 25.000
Anak-anak: IDR. 15.000

 
In Pemali Village, Bangka region, about 28 kilometers from the capital of Sungailiat, there is a hot spring, namely Pemandian Tirta Tapta Pemali (Tirta Tapta Pemali Pubic Bath).
 
Pemali hot spring was found in colonialization era, Banka tinwinning Berdrijf, a tin mining company, conducted a mining activity in Pemali. But this hot spring tourism was built by PT. Timah in 1970s. Currently this area managed by private company.
 
Pemali hot spring water contains Sulphur, but it does not smell bad like the other of headwaters hot spring. It is interesting to understand that there is no volcano in Bangka Belitung. People usually come to Pemali hot spring for relax their muscles as well as to get the advantages of this hot spring.
 
In addition to submerge in a pool, there is also a water-boom, restaurant and several swimming pools and boats, playgrounds area and mini zoo collecting some rare animals including some crocodile.
 

Pemali Village also has a deep pond (kolong), which is an ex mining area. Not too far from bathing area, there is an active mining area managed by PT. Timah which can be seen by allowance. Pemali hot spring water, Pemali pond, and Pemali mining area is also a part of geo tourism track of Bangka Belitung which is located in granite and tin stripes of South East Asia.

Entrance Fee:
Adult: IDR. 25.000
Children: IDR. 15.000

Naskah: Mustiar/ RB
Translator: Rita Eviyanti
Editor Naskah: Anton
English Ed: Gunawan

Destinasi Lainnya

Bangka Belitung, Culinary
Kota Pangkalpinang, Culture and Arts
Beach/Marine, Kabupaten Bangka Tengah
Beach/Marine, Kabupaten Bangka Barat
Nature, Kota Pangkalpinang, Culture and Arts

Destinasi Terkait

Nature, Kabupaten Bangka
Nature, Kabupaten Bangka
Nature, Kabupaten Bangka
Nature, Kabupaten Bangka
Nature, Kabupaten Bangka