Pembudayaan Kepariwisataan Bagi Guru SMK dan SMA Pemahaman Kepariwisataan Guru Berdampak Pada Keberhasilan Destinasi Pariwisata Daerah

             Foto bersama usai acara pembukaan kegiatan Pembudayaan Kepariwisataan Bagi Guru SMK dan SMA

Se-Pangkalpinang, Hotel Soll Marina – Bangka Tengah, Sabtu (22/7/2017).

 

www.visitbangkabelitung.com – Pengembangan kepariwisataan di Indonesia sudah ditetapkan untuk difokuskan kepada 4 unsur, yakni pengembangan destinasi pariwisata, pengembangan pemasaran pariwisata, pengembangan industri pariwisata, dan pengembangan kelembagaan pariwisata. Demikian dikatakan Alexander Reyaan, Direktur Akademi Pariwisata Medan mewakili Deputi Bidang Pengembangan Kelembagaan Kepariwisataan, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI saat mengawali sambutan pada acara pembukaan kegiatan Pembudayaan Kepariwisataan Bagi Guru SMK dan SMA Se-Pangkalpinang, di Hotel Soll Marina, Bangka Tengah, Sabtu (22/7/2017).

“Kegiatan yang hari ini akan kita lakukan lebih kepada pengembangan destinasi pariwisata. Dimana salah satu keberhasilan dalam pengembangan destinasi pariwisata adalah kemampuan kita untuk melakukan pemberdayaan masyarakat di sekitar destinasi-destinasi utama di Indonesia, dan Bangka Belitung merupakan salah satu dari 10 destinasi prioritas unggulan Indonesia,” kata Alexander.

Alexander menambahkan bahwa keberhasilan pengembangan kepariwisataan bergantung pada pemberdayaan masyarakat daerah itu sendiri. “Pemberdayaan masyarakat ini dapat dilakukan dengan 2 cara, yakni formal dan informal. Dan kegiatan hari ini merupakan salah satu contoh cara yang formal. Hasil dari kegiatan ini diharapkan para guru yang hadir dapat menularkannya kepada anak didik, karena ini yang menjadi keberhasilan dalam mengembangkan pariwisata, yakni apabila di daerah dapat meyakinkan masyarakat bahwa pariwisata dapat memberikan manfaat bagi masyarakat itu setempat,” kata Alexander.

Sementara itu, Rivai, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Disbudpar Babel) pada kesempatan yang sama mewakili Sekretaris Daerah (Sekda) Babel menyampaikan bahwa Provinsi Kepulauan Babel menitikberatkan sektor pariwisata sebagai unggulan yang nantinya akan memberi dampak yang besar bagi perkembangan sektor-sektor terkait lainnya.

“Kita sangat berkeyakinan, melalui pariwisata, maka sektor lainnya akan ikut maju dan berkembang. Pariwisata memberikan kontribusi yang signifikan bagi perekonomian kita, baik di tingkat lokal mau pun nasional. Selain itu sektor pariwisata juga memiliki peran strategis, yakni dapat menciptakan nilai tambah, menyerap banyak tenaga kerja, sekaligus pencetak devisa yang cukup tinggi,” kata Rivai.

“Apa pun bentuk kegiatan, pemikiran, serta ikhtiar dalam rangka mengembangkan dan memajukan sektor pariwisata di negeri ini, maka Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan men-support sejauh kemampuan yang kami punya. Semoga kegiatan ini dapat menjadi penguat sekaligus memberikan kontribusi pemikiran yang positif bagi kemajuan pariwisata di Babel,” tambah Rivai.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata RI ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dasar SDM kepariwisataan bagi 200 orang guru SMK/SMA se-Pangkalpinang. Selain Disbudpar Babel, Kemenpar RI juga melibatkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Babel.

Selama 1 hari, materi kepariwisataan terkait yang diterima peserta dipaparkan oleh 3 narasumber, antara lain Alexander Reyaan (Direktur Akademi Pariwisata Medan), Rivai (Kadisbudpar Babel), dan Yudhi Dharma (Direktur Politeknik Dharma Ganesha – Belitung).

 

Penulis                   : Ernawati Arif

Editor                     : Yuliarsih

Updater                  : Rafiq Elzan

Dokumentasi          : Rafiq Elzan

Sumber: 
Disbudpar Prov. Kep. Babel