Pilot Reklamasi Air Kundur 3 Diharapkan Menjadi Benchmark

Pangkalpinang – Pilot reklamasi Air Kundur 3 sebagai salah satu pilot reklamasi yang ada di Bangka Belitung diharapkan dapat menjadi benchmark. Sehingga bisa didapatkan formulasi yang tepat untuk berbagai kondisi lahan reklamasi dan masyarakat yang ada di sekitarnya.

Demikian diharapkan Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Yan Megawandi saat mengunjungi lokasi pilot reklamasi yang ada di Kampung Cung Fo, Desa Bukit Layang, Kacamatan Bakam, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Dalam kunjungan ini, Yan didampingi Kepala cabang Dinas ESDM Sungailiat Petrus Iisbagyo, Kepala Dusun Toni, Kepala Bidang Reklamasi PT. Timah Rahendra, serta Philip Schütte dan Christoph Klein dari German Federal Institute for Geoscience and Natural Resource (BGR).

Kunjungan ini dimaksud untuk melihat perkembangan kegiatan pilot reklamasi bekas penambangan timah darat. Pilot reklamasi ini merupakan bagian dari Pertukaran Kerjasama Percontohan/Pilot Cooperation Exchange (PCE) antara Kementerian ESDM RI, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dan BGR.

PCE akan berakhir Desember tahun ini. PT. Timah sebagai pemegang IUP akan melanjutkannya. Untuk itu, Yan berpesan agar masyarakat dilibatkan dalam kegiatan reklamasi tersebut.

“Desember nanti, PCE ini akan berakhir. Nanti PT. Timah yang memegang IUP akan melanjutkan kegiatan ini. Saya ingin agar masyarakat dapat benar-benar dilibatkan dalam pilot reklamasi ini. Selain itu, dukungan dari Perangkat Daerah (PD) terkait lainnya juga sangat dibutuhkan, baik Pemerintah Kabupaten mau pun Provinsi,” ujar Yan.

Yan menambahkan bahwa penguatan Pemerintah Desa dan kapasitas BUMDES menjadi penting dalam keberlanjutan reklamasi bekas lahan tambang timah.

“Selain Pemerintah Kabupaten dan Provinsi, penguatan Pemerintah Desa  dan kapasitas BUMDES juga sangat penting dalam reklamasi bekas lahan tambang timah,” tambahnya.

Kepala Bidang Destinasi Pemasaran, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Disbudpar Babel), Rusni Budiati menyampaikan selain pilot reklamasi, rangkaian kegiatan PCE lainnya adalah pelaksanaan workshop validasi atas draft Buku Panduan Praktik Terbaik yang Tersedia Untuk Reklamasi Bekas Lahan Tambang Timah Aluvial.

“Selain pilot reklamasi yang dilakukan BGR bersama PT. Timah dan BUMDES Bukit Layang, rangkaian kegiatan PCE ini juga ada workshop validasi atas draft Buku Panduan Praktik Terbaik yang Tersedia Untuk Reklamasi Bekas Lahan Tambang Timah Aluvial. Workshop-nya besok, Selasa, 25 September,” sampai Rusni.

Rusni menambahkan bahwa kegiatan workshop itu merupakan lanjutan dari workshop yang telah dilaksanakan BGR, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dan juga Kementerian ESDM RI.

“Iya, workshop validasi draft buku besok itu merupakan lanjutan dari workshop yang telah dilaksanakan BGR, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dan juga Kementerian ESDM RI pada bulan Mei lalu. Draftnya disusun oleh Pusat Studi Reklamasi Tambang IPB dan PT Lapi ITB,” tambahnya.

Pilot reklamasi Air Kundur 3, dalam perencanaannya diharapkan dapat menjadi learning center kegiatan reklamasi bekas lahan tambang timah yang juga dapat dijadikan suatu daya tarik wisata.

Penulis   : Ernawati Arif (Pranata Humas Disbudpar Babel)

Foto        : Hendrianto