Rivai Buka Forum Pengembangan Destinasi Pariwisata Bangka Belitung Pertama

Pangkalpinang – Pembangunan pariwisata di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memiliki dimensi permasalahan yang kompleks dan melibatkan banyak pihak, serta pemangku kepentingan dari berbagai sektor dan level.

Demikian diungkapkan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Disbudpar Babel), Rivai menanggapi perihal yang melatar belakangi penyelenggaraan Forum Pengembangan Destinasi Parwisata untuk yang pertama kalinya, di Bangka City Hotel, Pangkalpinang, Rabu (28/3/2018).

Dirinya menyambut senang forum ini karena dapat mempertemukan berbagai pihak terkait, baik OPD (Organisasi Perangkat Daerah) mau pun asosiasi pariwisata yang ada di Bangka Belitung.

“Saya sangat senang dan berterima kasih karena kehadiran teman-teman kabupaten/kota merupakan salah satu indikator dari komitmen kita bersama untuk memajukan pariwisata di Bangka Belitung, khususnya dalam hal ini pengembangan destinasi pariwisata,” ucap Rivai.

Rivai menyampaikan terdapat sejumlah aspek penting dalam pembangunan pariwisata.

“Beberapa aspek yang penting untuk dikembangkan dalam pembangunan pariwisata, yakni destinasi, pembangunan pariwisata  yang berkelanjutan, dan sumber daya manusia. Subjek pembangunan pariwisata, salah satunya adalah bagaimana mengembangkan destinasi pariwisata. bagaimana memasarkan destinasi pariwisata. kemudian bagaimana SDM yang bergerak dalam sektor pariwisata, baik perorangan atau kelompok/kelembagaan. Semuanya penting untuk dikembangkan,” kata Rivai.

Disamping itu, Rivai juga menjelaskan 2 (dua) hal penting lainnya yang disyaratkan dalam pembangunan pariwisata, yakni komitmen dan sinergi.

“Komitmen dan sinergi merupakan modal dalam pembangunan pariwisata. Kedua hal tersebut sangat diperlukan dalam melakukan berbagai upaya merealisasikan pembangunan pariwisata yang berkelanjutan,” jelas Rivai.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang Destinasi Pariwisata Disbudpar Babel mengatakan bahwa forum ini difokuskan pada diskusi semua pihak terkait dalam pengembangan destinasi pariwisata.

“Forum ini adalah forum pertama dalam rangka pengembangan destinasi. Mungkin masih banyak kekurangannya. Jadi agar dapat optimal, kita akan fokuskan pada diskusi. Jadi lebih memudahkan mengidentifikasi masalah yang ada,” kata Rusni.

Peserta forum berjumlah 40 (empat puluh) orang yang berasal dari instansi pemerintah terkait dan asosiasi pariwisata yang ada di Bangka Belitung. 4 (empat) narasumber yang memaparkan materi, antara lain Zulfadhli Ak Senaring (Dinas PU dan Tata Ruang Babel), Amransyah Muslimin (Inspektorat Babel), Ibnu Hajar (Dinas Kehutanan Babel), dan Triana Ermawati (Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Babel).

 

Sementara diskusi dipandu langsung oleh Rusni didampingi Yuliarsyah (Kepala Seksi Daya Tari Wisata). Sebelum forum ditutup, Rusni telah mendata sejumlah poin yang penting untuk ditindak lanjuti dan disepakati bersama semua pihak.

 

Penulis                   : Ernawati Arif (Prana Humas Pertama)

Foto                        : Rafiq Elzan