SDM Pengemudi Mobil dan Motor Tentukan Kesan Pertama Wisatawan

 

Pangkalpinang - SDM yang berprofesi sebagai pengemudi mobil dan motor merupakan pihak pertama yang menyambut kedatangan wisatawan. Untuk itu, mereka diharapkan dapat memberikan kesan pertama yang baik kepada wisatawan.

Demikian dikatan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Disbudpar Babel) Rivai saat membuka kegiatan Sosialisasi Etika Bagi Etika Bagi SDM Profesi Pengemudi Mobil dan Motor, di Bangka City Hotel, Pangkalpinang (2/5/2019).

Rivai mengatakan interaksi awal para pengemudi mobil dan motor ini sangat menentukan suasana hati wisatawan.

“Kalian yg men-dealkan mau pakai jenis kendaraan apa dan kemana. Ini baru jangka pendek. Durasi pendek ini menentukan apakah wisatawan akan happy atau tidak, tergantung para pengemudi sekalian,” kata Rivai.

Sosialisasi ini diikuti oleh 275 orang peserta yang berasal dari Grab, Gojek, Aokjek, Bluebird, Koperasi Bintang Kejora, dan Koperasi Pariwisata Serumpun Lestari, dan juga umum.

Kepala Bidang SDP, Ekonomi Kreatif, dan Kelembagaan Kepariwisataan, Disbudpar Babel, Darnis Rachmiyati mengatakan bahwa baik pengemudi mobil atau pun motor perlu mengembangkan wawasan.

“Pengemudi tidak hanya sekedar mengantarkan tamu. Biasanya tempat bertanya pertama bagi para wisatawan adalah supir yang membawa mereka. Jadi, pengemudi juga harus rajin menambah wawasan, apakah tentang pariwisata atau informasi terkait lainnya,” kata Darnis.

Kasubbid Sertifikasi Kompetensi, Kementerian Pariwisata RI, Kemal Akbar selaku narasumber mengatakan bahwa penting bagi pengemudi untuk memperhatikan hal-hal kecil yang kerap dikomplain wisatawan.

“Buat tamu itu nyaman. Jangan pas mereka masuk ke mobil, mobilnya kotor atau bau. Atau kita sebagai pengemudi juga harus menjaga penampilan, wangi, rapi, bersih, cekatan, dan ramah. Kalau mereka senang, kita pasti diingat terus,” kata Kemal.

Penulis: Ernawati Arif
Foto: Syahrial