Siapkan Babelrun, Arie Harap Tahun Depan Bertaraf Internasional

Pangkalpinang – Gelaran event sport tourism bertaraf nasional “Babelrun” diharapkan dapat ditingkatkan skalanya menjadi internasional pada tahun depan. Selain banyak peminatnya, gelaran olahraga bernuansa pariwisata merupakan salah satu cara efektif mempromosikan pariwisata Bangka Belitung kepada para peserta sekaligus wisatawan.

Demikian dikatakan Arie Primajaya, Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata saat diwawancarai tentang harapannya terhadap penyelenggaraan Babelrun pada 29 September 2018 mendatang.

Agar sukses dan berjalan lancar, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Disbudpar Babel) mengadakan rapat persiapan dengan sejumlah pihak terkait, di ruang rapat kantor Disbudpar Babel, Air Itam, Pangkalpinang, Selasa (28/8).

“Pagi ini kita akan mengadakan rapat persiapan dengan pihak-pihak terkait, supaya nanti Babelrun ini dapat berjalan dengan lancar dan sukses,” kata Arie.

Arie yang mewakili Kepala Dinas mengatakan bahwa 1.000 finisher Babelrun akan diberikan medali.

“Tahun kemarin di Babel 10K, kita berikan medali kepada 500 finisher, dan tahun ini di Babelrun akan kita berikan kepada 1.000 finisher. Memang quota peserta Babelrun lebih banyak, yakni 1.500 orang. Sedangkan Babel 10K tahun lalu quotanya hanya 1.000,” katanya.

Menurut Arie, medali dapat menjadi sesuatu yang memberikan feedback positif, baik bagi peserta atau pun penyelenggara.

“Para peserta akan merasa diapresiasi dan juga bangga pernah mengikuti salah satu event sport tourism berskala nasional, di Nusantara ini, yakni Babelrun. Bagi kita, ketika medali itu menjadi suatu kebanggan bagi orang lain dan dipajang oleh mereka, akan mengingatkan mereka kepada Bangka Belitung dan Babelrun itu sendiri,” katanya

Arie menjelaskan, sesuai dengan arahan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung bahwa rute akan melewati tempat-tempat wisata.

“Sesuai dengan arahan pak Gubernur, untuk yang 10K rutenya mulai dari Bhayangkara Park – Pertigaan Bandar Udara Depati Amir – Jalan Alexander – Citraland Botanical City – Jembatan Emas – Pantai Kuala. UDan untuk yang 21K, dimulai dari Bhayangkara Park – DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung – SMPN 10 – Tanjung Bunga – Pantai Pasir Padi – Bangka Botanical Garden – Jembatan Emas – Pantai Kuala,” jelasnya.

Agar masyarakat dan juga para peserta lomba tidak merasa terganggu dengan arus lalu lintas saat pelaksanaan, Dadang Wijaya mewakili Kepolisian Bangka Belitung (Polda Babel) mengatakan bahwa pihaknya siap membantu.

“Melihat rute yang dipaparkan pak Arie, sepertinya tidak terlalu sulit untuk mengatur arus lalu lintasnya. Kita akan siap bantu, agar pada pelaksanaannya nanti, baik pengguna jalan atau pun peserta Babelrun tidak merasa terganggu,” kata Dadang.

Kebutuhan lainnya yang sangat penting dalam pelaksanaan event ini adalah kebutuhan medis. Nurita perwakilan Dinas Kesehatan Babel mengatakan pihaknya akan menyediakan 4 unit ambulans.

“Rencananya kami akan menyediakan 4 ambulans. Setiap 5 kilometer akan ditempatkan 1 ambulans,” kata Nurita.

Selain Polda dan Dinas Babel, sejumlah pihak terkait lainnya yang hadir dalam rapat, yakni Satpol PP, Imigrasi, Dinas Perhubungan, Biro Umum, Biro Humas dan Protokol, Dinas Pemuda dan Olahraga, Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas PUPR, TVRI Babel, Bangka Pos, PASI, dan juga Generasi Pesona Indonesia Babel.

Sebagai komunitas anak muda pariwisata yang aktif mempromosikan pariwisata Bangka Belitung, nantinya Genpi Babel akan ikut ambil bagian dalam pelaksanaan Babelrun, khususnya untuk hiburan.

Penulis   : Ernawati Arif (Prahum Disbudpar Babel)

Foto        : Rafiq Elzan