Tanjung Putat

 
Bahasa Indonesia/ English
 
Pantai Tanjung Putat terletak disebelah barat laut Pulau Bangka, tepatnya di Kota Belinyu, Kabupaten Bangka. Jarak menuju pantai ini ± 4 km dari pusat kota belinyu menuju kearah barat laut. Keindahan pantai dan kemudahan aksesibilitas menuju lokasi, membuat TNI AL membangun markas mereka di pinggir pantai ini.
 
Wisatawan dapat menggunakan kendaraan pribadi atau sewaan untuk mencapai lokasi obyek ini. Akses menuju pantai sudah baik hingga ke pinggir pantai, sehingga wisatawan dapat menyusuri jalan sepanjang garis pantai. Jalan masuk menuju ke pantai ini dapat dilalui dengan 2 jalur alternative, yang pertama melalui jalan gerbang masuk markas besar TNI AL disebelah kanan jalan utama kota Belinyu, sebelum mencapai gerbang markas besar TNI AL kita berbelok ke kiri sehingga sampai ke bibir pantai dan wisatawan dapat berhenti untuk menikmati keindahan pantai di dekat markas tersebut, atau dapat juga menyusuri pantai kearah barat hingga mencapai pantai dengan bebatuan granit yang besar dan lebar.
 
Disepanjang pantai ini terdapat tanaman mangrove atau bakau yang tumbuh secara alami, sehingga ada beberapa bagian pantai yang dipenuhi dengan akar – akar manggrove yang mencuat dari pasir. Pada waktu waktu tertentu, air laut dikotori oleh sampah – sampah tumbuhan yang mati dan terlepas dari induknya, sehingga dapat mengganggu aktivitas berenang bagi wisatawan. Namun tidak perlu khawatir, karena di sebelah barat pantai, wisatawan masih dapat menikmati air laut yang bersih dan tenang.
 
Jalur kedua dapat dicapai melalui jalan utama menuju kearah Pelabuhan Belinyu, sebelum mencapai gerbang pelabuhan, kita berbelok ke sebelah kiri menyusuri jalan aspal dan perkampungan penduduk local hingga mencapai pantai. Disepanjang jalan, dapat ditemui gudang – gudang kaolin baik yang masih aktif maupun yang sudah tidak aktif lagi.
 
Dengan adanya bebatuan besar yang terhampar serta ombak yang tenang menjadikan pantai ini sebagai wisata favorit untuk berenang menikmati segarnya air laut, baik pada pagi maupun sore hari. Pada saat air laut surut, disela – sela batu atau genangan – genangan air, kita dapat menemukan ikan –ikan hias dan udang kecil yang dapat ditangkapi dengan tangan. Terkadang muncul juga gerombolan kepiting kecil – kecil dengan ciri khas hanya salah satu saja capitnya yang besar. Warga sekitar biasa meyebutnya kepiting darat.
Wisatawan dapat memanggang ikan di pinggir pantai sambil menikmati pemandangan pantai serta lalu lalang perahu nelayan yang pergi dan pulang menangkap ikan serta juga dapat membeli hasil tangkapan laut dari nelayan, seperti ikan, kepiting, siput gunggung, udang dan hasil laut lainnya.
 
Ribuan kepiting darat di Tanjung Putat
Thousands of Land Crabs on the shore of Tanjung Putat
 
Pada saat musim liburan dan hari libur nasional, pantai ini paling sering dikunjungi wisatawan dan warga sekitar untuk mandi, bersantai di atas batu granit atau pun hanya sekedar rekreasi sambil menikmati jajanan- jajanan khas yang dijual oleh warga sekitar pada pondok – pondok kecil yang dibangun secara sederhana.

 
Tanjung Putat Beach is located in the northwest of Bangka Island, exactly in Belinyu ,  Bangka Region. It takes ± 4 km to west from the central of Belinyu to the northwest. The beach is very beautiful and visitors can get there easily. That is one of the reasons why TNI AL (Indonesian Navy) builds their headquarter at the shore.
 
Tourists can drive their own vehicles or rent ones to get Tanjung Putat Beach. The road to Tanjung Putat until the shore side is good so that tourists can trace the road along the shore side. There are two alternative ways to get the entrance of the beach. First way is via the main gate of TNI AL headquarter. On the right side of Belinyu main road, before reaching the main gate of TNI AL headquarter, turn left and we arrive at the beach and we can enjoy the view. Tourists can trace Tanjung Putat Beach to the west and reach a beach with huge and wide granite stone.
 
Along the beach, there are mangroves that grow naturally so we can see roots coming up from the sands. Sometimes, the sea water brings garbage rubbish or broken trunk. It really disturbs the tourists who are swimming. However, we don’t need to worry, because we can still enjoy the clean water and calm sea water.
 
The second way can be reached through the main road to Belinyu  port,  before reaching the port gate, turn left, go along the asphalt road and villages until reaching the beach.. Along the way, there are some kaolin warehouses to put kaolin, in which some of those are no longer operative.   
 
Big stones and calm wave make this beach as one of the favorite tourist destinations to swim, enjoying the calm sea in the morning or in the evening. When low tide comes, we can meet decorative fish and tiny shrimps which can be caught by hand. Sometimes, there are also a group of small crabs with special characteristic, their big bites. Locals usually call them “land crab/ shore crab”.
 
Tourists can grill some fish at the beach while enjoying the scenery and fishermen’s ship that are going and come home after catching some fish.  Visitor can also buy some fish, crabs, snails, shrimps and other sea biotas caught by fishermen.
 
When holiday comes, Tanjung Putat becomes most frequently visited by tourists and locals  to take a bath, relaxed on the granite or just have a recreation and enjoying some special food, sold by Tanjung Putat People at the stalls.

Naskah: Risnawati
Translator: Rita Eviyanti
English Editor: Rusni Budiati
Photos: Rusni

Destinasi Lainnya

Bangka Belitung, Culinary
Kota Pangkalpinang, Culture and Arts
Beach/Marine, Kabupaten Bangka Tengah
Beach/Marine, Kabupaten Bangka Barat
Nature, Kota Pangkalpinang, Culture and Arts

Destinasi Terkait

Beach/Marine, Kabupaten Bangka
Beach/Marine, Kabupaten Bangka
Beach/Marine, Kabupaten Bangka
Beach/Marine, Kabupaten Bangka
Beach/Marine, Kabupaten Bangka