Toboali City on Fire Season 2 Toboali Fashion Carnival, Daya Tarik Wisata yang Ditunggu-tunggu Masyarakat

Peserta Toboali Fashion Carnival dari Disnaker Bangka Selatan dengan tema “Kantung Semar” di area persiapan, Toboali, Bangka Selatan, Minggu (30/7).

 

Toboali, Bangka Selatan – Salah satu rangkaian acara dari iven nasional Toboali City on Fire (TCOF) Season 2 yakni Toboali Fashion Carnival menjadi magnet tersendiri bagi para penonton, khususnya masyarakat setempat yang telah memadati area parade sejak pagi hari. Bahkan Budi Setyo, Staf Ahli Bupati Bangka Selatan mengatakan bahwa fashion carnival kali ini menggaet beberapa seniman mancanegara.

“Konsep pada TCOF S2 tahun 2017 ini memang melibatkan beberapa seniman mancanegara untuk terlibat langsung pada parade. Jadi mereka ini bukan hanya sebagai wisatawan, tetapi juga ikut berpartisipasi dalam iven nasional ini. Negara-negara yang ikut, antara lain Inggris, Hungaria, Jerman, Meksiko, dan Polandia. Kalau Estefania nanti akan mendampingi istri Bupati” tutur Budi, saat ditemui di area persiapan fashion carnival, Minggu (30/7).

Menteri Pariwisata diwakili Asisten Deputi Pengembangan Segmen Pasar dan Bisnis Pemerintahan, Trindiana M Tikupasang, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bupati Bangka Selatan beserta jajaran yang telah melakukan upaya dalam mempromosikan potensi pariwisata yang ada di Bangka Selatan.

Trindiana mengatakan pentingnya unsur 3A dalam pengembangan pariwisata suatu daerah. “Ada 3 syarat yang harus dilakukan, yang harus dimiliki suatu destinasi pariwisata yang kita kenal dengan 3A. Pertama Aksesibilitas, yakni jalan atau akses yang memadai baik darat, udara, dan laut. Kedua atraksi, kalau atraksi di Bangka Selatan sudah luar biasa. Saya sudah mengunjungi Tanjung Krasak dan Pantai Kapur (dari sisi alam). Ini hanya beberapa saja. Dari sisi budaya sudah pasti banyak, begitu juga dari sisi buatannya. Ketiga amenitas, memang masih minim. Tapi saya yakin dengan promosi pariwisata melalui iven seperti TCOF ini, nanti akan banyak investor yang melirik dan tertarik untuk membangun hotel dan semacamnya di Bangka Selatan,” kata Trindiana saat membacakan sambutan Menpar di panggung kehormatan, Jalan Utama Kota Toboali, Minggu (30/7).

Selain itu Trindiana juga menambahkan, hal lain dalam pengembangan pariwisata bahwa pemerintah tidak dapat berjalan sendiri. Adalah sebuah pentahelix, yakni akademisi, pemerintah (pusat, provinsi, dan kabupaten/kota), pengusaha, masyarakat, dan media. Semua ini adalah unsur-unsur yang harus bersinergi untuk mengembangkan pariwisata.

Sementara itu, Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, H. Abdul Fatah dalam kesempatan yang sama mengharapkan agar Bangka Selatan dapat mengembangkan potensi-potensi alam yang dimiliki, termasuk hutan mangrove. “Bukan hanya iven-iven seperti ini saja yang perlu dikembangkan, tetapi yang lainnya juga. Termasuk pengembangan wisata alam, seperti hutan mangrove yang saat ini sedang dikembangkan di Bangka Selatan,” tutur Wagub.          

Usai sambutan, Toboali Fashion Carnival dibuka dengan penampilan dari Marching Band Gita Selatan. Berjumlah 12 pendaftar mengikuti parade Toboali Fashion Carnival yang masing-masing peserta berasal dari instansi pemerintah mau pun swasta, sekolah, atau pun umum. Dari 12 pendaftar, menurunkan ± 41 peraga kostum dengan pilihan tema yang telah ditentukan oleh panitia, yakni Pesona Ethnis, Biota Laut, Hewan yang Dilindungi, Telok Seroja, dan Bebas.

Sebagian besar peserta kostum yang diikutsertakan pada fashion carnival dipersiapkan dalam kurun waktu 1 minggu hingga 3 bulan. Setiap kostum memiliki keunikan dan maknanya masing-masing.

Salma (40), warga Toboali yang telah menyaksikan kegiatan TCOF sejak tahun lalu mengatakan bahwa kegiatan TCOF menjadi daya tarik bagi kunjungan wisatawan ke Bangka Selatan. “Kalau sekarang, banyak orang-orang luar Bangka Selatan yang datang ke sini. Turis juga ada. Makin banyak juga tempat-tempat wisata untuk mengajak keluarga,” kata Salma.

Hari terkahir TCOF S2 dijadwalkan dengan sejumlah agenda, yakni Toboali Photo Competition, Pameran UMKM, Komunitas dan Kuliner, Toboali Fashion Carnival, Pawai Budaya, Pertunjukan Budaya, Nganggung 1000 Dulang, Touring Yamaha, Toboali Target Shooting Competition, hingga Malam Pucak. Turut hadir pada pelepasan Toboali Fashion Carnival, diantaranya Bupati Bangka Selatan, Wakil Bupati Bangka Selatan, Anggota DPD Babel, Forkominda Babel, Forkominda Basel, serta para undangan lainnya.

           

Penulis                   : Ernawati Arif

Editor                     : Yuliarsih

Updater                  : Rafiq Elzan

Dokumentasi          : Rafiq Elzan

Sumber: 
Disbudpar Prov. Kep. Babel