Tutup Sertifikasi Guide, Kadisbudpar Beri 3 Pesan Penting

Pangkalpinang – Ada tiga hal yang harus diperhatikan menjadi seorang guide, yakni mau terus belajar, menjaga perilaku atau attitude, dan mengembangkan diri.

Demikian lah disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kepulauan Bangka Belitung diwakili Kepala Bidang SDP, Ekraf, dan Kelembagaan, Widyastuti pada penutupan kegiatan Sertifikasi Guide Provinsi Kepulauan Bangka Belitung 2018, di Hotel Menumbing Heritage, Pangkalpinang, Kamis (15/3/2018).

Widya juga mengajak para peserta untuk segera bergabung dengan asosiasi yang menghimpun para pemandu wisata, yakni HPI (Himpunan Pramuwisata Indonesia).

“Bagi teman-teman yang saat ini belum bergabung dalam HPI, sebaiknya dapat segera mendaftarkan diri untuk menjadi anggota. Karena, ketika ada kegiatan yang membutuhkan keterlibatan pemandu wisata atau guide, kami akan memintanya dari HPI,” kata Widya.

Selain itu, Widya juga berharap para pemandu wisata yang ada di Bangka Belitung dapat selalu menjaga positif kepariwisataan Bangka Belitung, baik kepada wisatawan nusantara mau pun manca negara.

“Kami berharap teman-teman yang sering membawa tamu, baik itu turis dalam negeri atau pun luar negeri, untuk dapat selalu menjaga nama baik kepariwisataan daerah kita. Karena satu saja kekecewaan mereka terhadap pelayanan kita, maka akan berdampak buruk bagi kita semua, khususnya pariwisata kita,” tutur Widya.

Sementara Linda Suryani, Kepala Seksi Kelembagaan selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Sertifikasi Guide mengatakan bahwa kegiatan sertifikasi akan dilanjutkan di Pulau Belitung.

“Setelah ini, rencananya nanti juga akan diselenggarakan di Pulau Belitung. Apa jenis sertifikasinya tergantung permintaan dari kabupaten/kota, karena mereka yang tahu sertifikasi apa yang mereka butuhkan,” kata Linda usai penutupan.

Sertifikasi Guide yang diikuti 44 orang peserta kabupaten/kota di Pulau Bangka ini sudah berlangsung sejak Selasa (13/3). Serangkaian agenda yang telah diikuti peserta, mulai dari tertulis hingga praktek.

Hari pertama, para peserta mengisi formulir aplikasi, assessement mandiri, dan tes tertulis. Kemudian, pada hari kedua para peserta yang baru mengikuti sertifikasi ikut serta dalam simulasi lapangan dan wawancara mendalam.

12 peserta diantaranya merupakan peserta RCC (Recognition of Current Competency) atau peserta yang melakukan perpanjangan sertifikat, dimana peserta RCC tidak disyaratkan mengikuti simulasi lapangan.

3 orang assesor yang melakukan pengumpulan data terhadap sumber daya pariwisata (guide), antara lain Irwan, Yoha, dan Ari Susanti, didampingi oleh Indra Bhuwana mewakili Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pariwisata Pusat Jakarta.

 

Penulis                   : Ernawati Arif (Pranata Humas Pertama)

Foto                        : Rafiq Elzan